Rasa Menunya Tak Berubah, 7 Restoran Tua di Jakarta Ini Tetap Eksis
Jakarta -
Tak lekang oleh waktu, restoran-restoran tua di Jakarta ini tetap eksis dengan menu bercita rasa khas. Bahkan ada yang sudah berdiri sejak 1925 lho!
Sebelum tren restoran modern bermunculan, Jakarta sudah punya banyak tempat makan legendaris. Restoran-restoran ini bertahan puluhan tahun dengan resep khas yang tak lekang oleh waktu.
Dari steak, es krim, kopi, hingga masakan Nusantara, deretan restoran tua ini menyimpan cerita panjang. Beberapa di antaranya bahkan masih jadi favorit lintas generasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 7 restoran legendaris dan diklaim sebagai tertua di Jakarta:
1. Gandy's Steak House
Gandy: Steak Langganan 'Old Money' di Steakhouse Tertua Jakarta Foto: detikFood
Gandy's Steak House menjadi salah satu steakhouse tertua di Jakarta. Berdiri sejak 1971, tempat makan ini masih mempertahankan cita rasa klasik hingga sekarang.
Steak di sini disajikan dengan saus khas bercita rasa gurih manis. Menu andalannya meliputi sirloin, tenderloin, hingga chicken steak dengan porsi mengenyangkan.
Gandy's Steak House tak hanya menawarkan hidangan, tetapi juga pengalaman bersantap bernuansa klasik. Resep yang dipertahankan membuat restoran ini tetap dicintai hingga sekarang.
2. Ragusa
Di tengah menjamurnya gerai es krim modern, Ragusa Es Italia tetap punya tempat di hati pelanggan. Kedai legendaris ini sudah menyajikan es krim sejak 1932.
Es krim di Ragusa dibuat tanpa bahan pengawet dengan tekstur padat dan rasa yang khas. Menu favoritnya antara lain Spaghetti Ice Cream, Banana Split, dan Cassata.
Meski usianya sudah puluhan tahun, Ragusa tetap ramai dikunjungi. Banyak orang datang untuk bernostalgia sekaligus menikmati es krim legendaris di Jakarta.
3. Es Kopi Tak Kie
Kopi Es Tak Kie, Glodok, Jakarta Barat Foto: Qonita Hamidah/detik travel
Sudah hampir satu abad, Es Kopi Tak Kie menjadi langganan pencinta kopi di Jakarta. Cita rasa klasiknya tetap dipertahankan sejak pertama berdiri pada 1927.
Menu andalannya adalah es kopi susu racikan klasik dengan perpaduan kopi hitam, susu, dan gula. Rasanya lembut, tidak terlalu pahit, dengan aroma kopi yang khas.
Meski tren kedai kopi terus berubah, Es Kopi Tak Kie tetap mempertahankan resep turun-temurun. Cita rasa yang konsisten membuatnya punya banyak pelanggan setia lintas generasi.
4. Maison Weiner
Maison Weiner Cake Shop di Kwitang, Jakarta Pusat Foto: Hans Wilhem/detikcom
Jauh sebelum bakery modern bermunculan, Maison Weiner lebih dulu dikenal sebagai toko roti andalan warga Jakarta. Bakery ini telah berdiri sejak 1936.
Beragam roti, pastry, dan kue dibuat dengan resep klasik yang diwariskan turun-temurun. Salah satu yang populer adalah roti gandum, croissant, dan aneka cake.
Usianya yang panjang tak membuat Maison Weiner kehilangan pesona. Perpaduan resep warisan dan kualitas yang terjaga membuatnya tetap eksis di tengah persaingan bakery modern.
5. Kikugawa
Restoran Jepang ternyata sudah hadir di Jakarta sejak puluhan tahun lalu. Salah satunya Kikugawa yang dibuka pada 1969 dan masih bertahan hingga sekarang.
Kikugawa dikenal dengan menu unagi bakar yang dimasak memakai saus khas turun-temurun. Selain itu, tersedia juga sushi, sashimi, tempura, dan aneka hidangan Jepang klasik.
Meski telah berusia lebih dari 50 tahun, restoran ini tetap ramai didatangi pelanggan. Cita rasa autentik dan nuansa lawas membuatnya jadi favorit lintas generasi.
6. Wong Fu Kie
Wong Fu Kie, Restoran Hakka Legendaris di Jakarta Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari
Restoran Hakka sudah mewarnai kuliner Jakarta sejak hampir satu abad lalu. Salah satunya Wong Fu Kie yang tetap mempertahankan resep autentik turun-temurun sejak 1925.
Menu andalannya meliputi ayam garam, mi Hakka, hingga aneka tumisan khas. Racikannya dikenal sederhana, tetapi kaya rasa dengan cita rasa rumahan.
Daya tarik Wong Fu Kie bukan hanya pada usianya yang panjang, tetapi juga resep klasik yang terus dijaga. Tak heran, restoran ini tetap punya tempat di hati pelanggan.
7. RM Sepakat
Di tengah ramainya kuliner kekinian Blok M, RM Sepakat tetap menghadirkan pesona masakan Padang klasik. Rumah makan ini sudah melayani pelanggan sejak 1967.
Resep warisan pasangan H. Sofidar St Mudo dan Hj. Syamsidar masih dijaga hingga kini. Bumbu khas keluarga membuat sajian di sini punya rasa yang konsisten lintas generasi.
Menu andalannya Gulai Gajeboh dengan lemak lembut dan kuah asam padeh gurih. Selain itu, ada Ikan Bawal Bakar dan Gulai Tunjang yang tak kalah menggoda.
Halaman 2 dari 3
Simak Video "Sudah Ada Sejak 1958, Begini Penampakan Restoran Ayam Tjap Benteng"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)