gop-crypto.vip

Rapor Pemain Spanyol vs Argentina: Messi Tak Berkutik, Martinez Rekor, Torres Penentu

Rapor pemain Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026

Spanyol bukan sekadar menjadi juara Piala Dunia 2026. Mereka menutup turnamen dengan penampilan yang nyaris sempurna saat mengalahkan Argentina di partai final.

Sepanjang pertandingan, Argentina dibuat hampir tak memiliki ruang untuk menyerang. Bahkan, tim asuhan Lionel Scaloni baru mampu melepaskan tembakan pertama pada menit ke-117, setelah Spanyol akhirnya memecah kebuntuan. Dominasi penguasaan bola dan pertahanan La Roja benar-benar mencapai level tertinggi di laga penentuan.

Emiliano Martinez Tampil Gemilang Meski Kebobolan

Kiper Argentina, Emiliano Martinez, menjadi pemain terbaik timnya meski gagal membawa pulang trofi. Ia melakukan 11 penyelamatan sepanjang laga, sebuah catatan yang disebut sebagai rekor di final Piala Dunia.

Sayangnya, penampilan luar biasa Martinez tak cukup menghindarkan Argentina dari kekalahan.

Di lini belakang, Gonzalo Montiel memperoleh nilai 6 setelah diganti pada menit ke-58 WIB. Cristian Romero dan Lisandro Martinez sama-sama mendapat nilai 6,5 sebelum harus meninggalkan lapangan akibat cedera.

Nicolas Tagliafico juga menerima nilai 6,5 setelah cukup berhasil meredam pergerakan Lamine Yamal, walaupun kontribusinya dalam membantu serangan menjadi terbatas.

BACA JUGA:

Di sektor tengah, Rodrigo De Paul mendapat nilai 6 karena tidak mencatat kontribusi bertahan berupa tekel, blok, sapuan maupun intersep. Alexis Mac Allister juga dinilai kurang mampu menghubungkan permainan Argentina dan memperoleh nilai yang sama.

Enzo Fernandez menjadi pemain dengan nilai terendah di lini tengah, yakni 5,5, setelah menerima kartu merah pada masa injury time babak kedua.

Di depan, Nicolas Gonzalez mendapat nilai 5, sedangkan Lionel Messi dan Julian Alvarez sama-sama memperoleh nilai 6. Messi kesulitan memberikan pengaruh, sementara Alvarez minim mendapatkan suplai bola sepanjang pertandingan.

Spanyol Mengontrol Final dari Awal hingga Akhir

Meski nyaris tak mendapat ancaman berarti, Unai Simon tetap memperoleh nilai 6 karena praktis tidak dipaksa melakukan penyelamatan.

Pedro Porro tampil solid di sisi kanan dan mendapat nilai 7. Pau Cubarsi juga mencuri perhatian setelah mencatatkan 121 umpan sukses selama pertandingan. Bek muda tersebut memperoleh nilai 7 bersama Aymeric Laporte dan Marc Cucurella yang sama-sama tampil disiplin mengawal lini belakang.

Rodri kembali menjadi motor permainan Spanyol. Gelandang tersebut mendapat nilai 7,5 berkat perannya mengatur tempo sekaligus aktif mengalirkan bola ke area sepertiga akhir lawan dengan 16 umpan.

Fabian Ruiz memperoleh nilai 6, sedangkan Dani Olmo mendapat 6,5 setelah lebih banyak bekerja membantu keseimbangan lini tengah dibanding menjadi kreator serangan.

Lamine Yamal kembali menunjukkan keberaniannya di panggung terbesar. Pemain muda itu mencatat empat tembakan dan sembilan dribel sepanjang pertandingan, meski belum mampu mencetak gol. Ia mendapat nilai 7.

Alex Baena memperoleh nilai 6 setelah bekerja keras di sisi kiri lapangan, sementara Mikel Oyarzabal juga diberi nilai 6 karena kesulitan mendapat ruang di depan.

Pahlawan kemenangan Spanyol datang dari bangku cadangan. Ferran Torres mencetak gol yang memastikan gelar juara sekaligus memperoleh nilai 7,5.

Rating Lengkap Pemain

Timnas Spanyol

  • Unai Simon – 6
  • Pedro Porro – 7
  • Pau Cubarsi – 7
  • Aymeric Laporte – 7
  • Marc Cucurella – 7
  • Rodri – 7,5
  • Fabian Ruiz – 6
  • Dani Olmo – 6,5
  • Lamine Yamal – 7
  • Alex Baena – 6
  • Mikel Oyarzabal – 6
  • Ferran Torres – 7,5 (pemain pengganti)

Argentina

  • Emiliano Martinez – 8
  • Gonzalo Montiel – 6
  • Cristian Romero – 6,5
  • Lisandro Martinez – 6,5
  • Nicolas Tagliafico – 6,5
  • Rodrigo De Paul – 6
  • Alexis Mac Allister – 6
  • Enzo Fernandez – 5,5
  • Nicolas Gonzalez – 5
  • Lionel Messi – 6
  • Julian Alvarez – 6

Opini Gilabola.com

Final ini memperlihatkan bahwa penguasaan permainan tidak selalu harus diukur dari banyaknya gol.

Spanyol mampu membuat Argentina kehilangan identitasnya selama hampir seluruh pertandingan. Ketika sebuah tim baru bisa melepaskan tembakan pertama pada menit ke-117 menunjukkan betapa besarnya kontrol yang dimiliki lawan.

Meski kalah, Emiliano Martinez tetap layak mendapat apresiasi karena tanpa sederet penyelamatannya, skor akhir berpotensi jauh lebih besar.

Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.

  • TAGS
  • Timnas Argentina
  • Timnas Spanyol