gop-crypto.vip

Raih gelar WGM, Laysa dapat bonus pembinaan Rp50 Juta dari Percasi DKI

Jakarta (ANTARA) - Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth memberi bonus pembinaan sebesar Rp50 juta kepada pecatur muda DKI Jakarta Laysa yang telah meraih gelar Women Grand Master (WGM) terbaru Indonesia.

“Saya sangat berbahagia satu atlet dari DKI Jakarta baru saja mengikuti Olimpiade Catur di Uzbekistan, dan langsung meraih gelar Woman Grand Master (WGM),” kata Hardiyanto Kenneth saat pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan dirinya sengaja menghadirkan Laysa di Kejurda Catur DKI Jakarta ini dengan harapan dapat memotivasi para atlet muda Jakarta agar bisa menyusul meraih gelar Grand Master.

"Saya ingin memamerkan ke seluruh peserta Kejurda ini supaya bisa menjadi motivasi ke depannya dengan berikan hadiah pembinaan Rp50 juta," kata dia.

Bang Kent itu berharap bonus tersebut dapat memotivasi para atlet catur Jakarta lainnya untuk meraih gelar GM secepatnya.

Ia mengatakan pernah berjanji kepada Pak Gubernur Pramono Anung saat pelantikan pengurus Percasi DKI Jakarta lalu, untuk bisa melahirkan empat titel GM (Grand Master) dari Jakarta.

“Sekarang sudah tercapai satu, semoga yang lain bisa termotivasi untuk menyusul Laysa," kata Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, pada 3-4 Oktober 2026 diikuti total 420 pecatur dari anak-anak hingga dewasa dengan total hadiah Rp100 juta.

Percasi DKI menggelar Kejurda ini untuk menyeleksi atlet yang akan mewakili DKI Jakarta ke Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 yang akan berlangsung di Banten pada 23-29 Oktober 2026.

"Tentunya ajang Kejurda ini merupakan agenda kejuaraan rutin. Arah ke depannya memang untuk menuju Kejurnas Catur yang akan berlangsung pada akhir bulan ini,” kata dia.

Ia mengatakan pemenangnya akan mendapat tiket untuk mengikuti Kejurnas Catur 2026 yang akan berlangsung di Banten nanti.

Dirinya berharap atlet yang lolos seleksi nanti harus yang memiliki KTP DKI Jakarta atau yang berdomisili di Jakarta.

"Semoga dari Kejurda ini kita bisa menemukan calon-calon juara yang kelak bisa mengharumkan nama DKI Jakarta di Kejurnas dan bahkan membawa nama Jakarta ke panggung lebih tinggi lagi," kata dia.

DKI Jakarta merupakan juara bertahan di Kejurnas Catur dan pada edisi sebelumnya di Kejurnas Catur Mamuju Ke-50 Tahun 2025, DKI Jakarta mampu menjadi yang terbaik dengan meraih juara umum setelah meraih enam emas, dua perak, dan enam perunggu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah berharap bisa lahir GM baru menyusul Laysa dari Kejurda ini.

Andri mengapresiasi digelarnya Kejuaraan Daerah Catur 2026 yang dilaksanakan oleh Percasi DKI Jakarta dan ajang tersebut dapat mengasah kemampuan para atlet catur DKI Jakarta.

"Semakin banyak pertandingan digelar semakin terbuka peluang untuk mendapatkan atlet berprestasi. Dengan kepemimpinan Pak Kenneth, insya Allah catur DKI akan bersinar," kata Andri Yansyah.

Sementara itu, WGM Laysa mengaku tak menyangka akan mendapatkan bonus tambahan karena selama ini sudah mendapat banyak dukungan dalam perjuangannya meraih titel WGM.

"Saya sangat berterima kasih ke Pak Kenneth karena mungkin ini pertama kalinya saya mendapatkan bonus ini dan juga sudah banyak banget support yang telah diberikan beliau ketika saya keluar negeri, baik secara finansial ataupun support mental,” kata dia.

Baca juga: Laysa Latifah lengkapi norma WGM, dua tim Indonesia naik 40 peringkat

Baca juga: JAPFA akan gelar turnamen catur minimal dua kali dalam setahun

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.