gop-crypto.vip

PWNU Jatim usulkan Aswaja Center NU jadi lembaga - ANTARA News Jawa Timur

Jombang (ANTARA) - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengusulkan Aswaja Center NU menjadi salah satu lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) melalui Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Usulan tersebut disampaikan Koordinator Aswaja Center NU Jawa Timur K.H. Ma'ruf Khozin dan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur K.H. Balya Firjaun Barlaman dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Aswaja Center NU di Masjid Jami' Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Sabtu.

"Yang jelas, PWNU Jatim sudah punya Pokja Aswaja Center NU sejak 2011 dan beberapa cabang juga sudah punya. Hal itu sejalan dengan nilai Aswaja sebagai ruh NU," kata K.H. Ma'ruf Khozin dalam keterangannya di Jombang.

Ia menegaskan usulan menjadikan Aswaja Center NU sebagai lembaga masih dibahas dalam forum Muktamar ke-35 NU sehingga belum menjadi keputusan final.

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur K.H. Balya Firjaun Barlaman mengatakan prinsip Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) tidak terlepas dari tiga prinsip agama Islam, yakni iman, Islam, dan ihsan yang diajarkan Malaikat Jibril kepada Rasulullah.

"Tiga prinsip itu diterapkan NU dalam tiga serangkai ajaran KH Hasyim Asy'ari, yakni akidah, syariah, dan tasawuf," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Aswaja Center PWNU Jawa Timur K.H. Faris Khoirul Anam yang juga hadir mengatakan Aswaja memiliki karakter tawassuth, tawazzun, i'tidal, dan tasamuh yang dapat menjadi pendekatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

"Aswaja itu ilmu dan mental atau karakter yang bersifat problem solver, misalnya dengan qiyas sebagai jalan tengah," katanya.

Majelis Alumni IPNU dan IPPNU juga menyampaikan aspirasi agar Muktamar ke-35 NU tidak hanya membahas persoalan kepemimpinan, tetapi turut merumuskan program NU Abad Kedua untuk periode 2026-2031, khususnya dalam menghadapi perkembangan era digital.

Sementara itu, Jaringan Penulis dan Penggerak Literasi (JPPL) bersama Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) PWNU Jawa Timur, telah merumuskan buku sejarah berbasis dokumen sebagai kontekstualisasi terhadap buku sejarah NU yang telah ada.

Kegiatan tersebut juga dihadiri utusan dan delegasi Aswaja Center NU dari sejumlah daerah di antaranya Jawa Timur, Makassar, Gorontalo, dan Jawa Barat. Dalam kegiatan itu, K.H. Ma'ruf Khozin juga meluncurkan "Buku Induk Aswaja NU".

Buku tersebut memuat tiga prinsip Aswaja, dalil mengenai Yasin, tahlil, tawassul dan haul, serta sejarah NU yang mencatat peran KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Ridlwan Abdullah, dan KH Mas Alwi Abdul Aziz.

Selain itu, di arena Muktamar ke-35 NU, komunitas Nahdlatut Turots juga menggelar pameran sekitar 2.000 turots atau naskah peninggalan ulama dan karya keislaman klasik. Sebagian koleksi tersebut telah melalui proses digitalisasi.

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.