gop-crypto.vip

PWNU ajak masyarakat rawat toleransi dan sinergi bangun Papua Tengah - ANTARA News Papua Tengah

Timika (ANTARA) - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah itu untuk terus merawat toleransi dan memperkuat sinergi dalam membangun daerah.

Ketua PWNU Papua Tengah Imam Mawardi di Timika, Senin, mengatakan semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kebersamaan antara ulama, pemerintah, organisasi kemasyarakatan serta berbagai suku yang hidup berdampingan di Papua Tengah.

"Kita sebagai anak bangsa harus bisa bersinergi antara ulama dengan umara, antara ormas-ormas yang lain, suku-suku yang lain yang ada di Papua Tengah, secara khusus di Mimika," kata Imam.

Menurut dia, toleransi dan kerukunan yang selama ini terjaga dengan sangat baik di Mimika menjadi modal penting untuk melanjutkan pembangunan daerah.

Setiap insan, katanya, harus berkontribusi dalam membangun daerah sebagaimana prinsip "di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung".

Imam mengatakan perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mensyukuri kemerdekaan sekaligus menghargai perjuangan para pahlawan dengan menjaga nilai-nilai persatuan.

PWNU Papua Tengah memastikan akan terus berupaya menjaga kerukunan masyarakat di wilayah tersebut.

Selain penguatan kerukunan, PWNU Papua Tengah juga tengah mempersiapkan keikutsertaan dalam Muktamar Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Tambakberas Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur pada akhir Agustus ini.

PWNu Papua Tengah akan mengikutsertakan lima Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dari Papua Tengah, yakni Nabire, Mimika, Paniai, Deiyai, dan Dogiyai.

"Program-program yang ada di Papua akan kita bawa dalam sidang komisi-komisi yang ada di Muktamar nanti, sehingga bisa berjalan untuk PCNU yang ada di Papua Tengah," katanya.

Seluruh kepengurusan lima PCNU tersebut telah memiliki surat keputusan (SK) dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Setelah pelaksanaan Muktamar, PWNU Papua Tengah menargetkan pembentukan PCNU di tiga kabupaten lainnya yang hingga kini belum memiliki pengurus.

Pewarta: Rachmat J.
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.