gop-crypto.vip

Putin Kirim Tulang Panglima Perang Rusia Abad ke-14 ke Garis Depan Pertempuran di Ukraina, Apa Tujuannya?

AKURAT.CO Gereja Ortodoks Rusia mengirim fragmen tulang Dmitry Donskoy, panglima perang dan pangeran Rusia dari abad ke-14, ke garis depan pertempuran di Ukraina. Apa tujuan di balik pengiriman bagian tubuh tokoh yang dianggap suci dalam tradisi Gereja Ortodox Rusia itu?  

Dilapor Sweden Herald, fragmen tulang tersebut berasal dari tangan kanan pemimpin perlawanan terhadap Golden Horde Mongol tersebut. Gereja Ortodoks Rusia menyebut relik itu akan “mengambil tempat yang tak terlihat dalam barisan para pejuang, bersama para pembela Tanah Air”.

Siapa Dmitry Donskoy?

Dmitry Donskoy merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Rusia. Ia dikenal sebagai pangeran Moskow yang menantang kekuasaan Golden Horde, kekuatan Mongol yang pada masa itu menguasai wilayah luas di Eropa Timur.

Dmitry Donskoy yang hidup pada 1350-1389 juga dipandang sebagai sosok suci sekaligus pemimpin militer dalam tradisi Gereja Ortodoks Rusia.

Nama Donskoy sangat erat dengan Pertempuran Kulikovo pada 1380. Dalam pertempuran tersebut, pasukan yang dipimpinnya menghadapi pasukan Mongol. Kemenangan yang kemudian dikaitkan dengan kepemimpinannya menjadikan Donskoy sebagai figur penting dalam narasi sejarah dan kepahlawanan Rusia.

Sisa-sisa jasad Dmitry Donskoy ditemukan ketika dilakukan renovasi di Katedral Malaikat Agung atau Archangel Cathedral, salah satu bangunan penting di kompleks Kremlin Moskow.

Donskoy juga berasal dari dinasti Rurik, dinasti penguasa yang mengambil nama dari Rurik, seorang tokoh Viking asal Swedia yang menurut tradisi sejarah mendirikan Kyivan Rus pada abad ke-9.

Kyivan Rus merupakan entitas politik abad pertengahan yang wilayah historisnya kini mencakup bagian dari Rusia, Ukraina, dan Belarus. Hubungan sejarah tersebut membuat sosok Donskoy berada dalam narasi panjang mengenai akar sejarah Rusia dan kawasan Eropa Timur.

Pengiriman tulang panglima perang Rusia abad ke-14 ke garis depan Ukraina menjadi simbol yang mempertemukan sejarah, agama, dan perang Rusia-Ukraina.

Sumber: SH