Puslabfor ambil 30 item dari olah TKP di sekolah temuan senjata di Jaksel
Jakarta (ANTARA) - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri mengambil sebanyak 30 item dari olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah temuan senjata airsoft gun di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel).
"Totalnya ada 30 item yang telah ditemukan Puslabfor, yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, dan sparepart-nya," kata Kanit Krimum Reskrim Jaksel Ipda Alpino de Tech kepada wartawan di sekolah swasta tersebut di Jakarta Selatan, Senin.
Alpino mengatakan olah TKP itu merupakan salah satu bentuk pelayanan dari pihak kepolisian untuk memastikan agar tidak ada barang-barang yang diduga berbahaya di sekolah tersebut.
Sebanyak dua tim Puslabfor diterjunkan untuk menguji sampel DNA dan mengecek ada atau tidaknya barang-barang yang berkaitan dengan senjata api, senjata angin atau amunisi, dan sparepart dari senjata tersebut.
Setelah olah TKP dari pukul 14.30 hingga 19.00 WIB, pihaknya menemukan sisa senjata dan amunisi untuk dibawa sebagai pendalaman kasus lebih lanjut.
"Hasil temuannya masih sama, ada airsoft gun, ada juga amunisi, ada juga magasin airsoft gun, dan sparepart dari senjata, contohnya sasaran tembak dan gagang senjata," ujar Alpino.
Baca juga: Polisi olah TKP di sekolah temuan senjata dan narkoba di Jaksel
Dalam olah TKP tersebut, pihaknya menelusuri tiga ruangan, yakni ruangan eks Ketua Pengurus Yayasan, ruangan Sekretaris, dan ruangan Sarana Prasarana Yayasan.
"Hari ini, ada tiga ruangan yang sebelumnya juga sudah pernah dicek oleh piket Reskrim, namun tadi yang sudah saya sampaikan, untuk memastikan agar tidak ada kekhawatiran dari pihak guru maupun dari wali murid atau orang tua murid, kami lakukan bersama Puslabfor. Tiga ruangan sudah kami lakukan pemeriksaan," tutur Alpino.
Olah TKP itu dilakukan oleh tim gabungan dari Inafis, Puslabfor, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta Dinas Pendidikan DKI Jakarta di lokasi.
Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di dalam salah satu ruangan milik yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Di dalam ruangan bekas Kepala Yayasan berinisial IWD di sekolah swasta itu ditemukan 995 pucuk senjata, amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, VCD porno serta barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja.
Polisi menerima laporan dari masyarakat perihal temuan tersebut pada 15 Juli 2026. Penyidik sebelumnya telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal setelah mengetahui adanya temuan itu.
Baca juga: Polisi dalami izin ekskul sekolah di Jaksel soal temuan "airsoft gun"
Baca juga: Polisi tak temukan barang bukti dalam bunker di sekolah swasta Jaksel
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.