gop-crypto.vip

Pupuk Kujang distribusikan 32.000 liter air bersih ke daerah kekeringan - ANTARA News Megapolitan

Karawang (ANTARA) - PT Pupuk Kujang mengirim dua armada truk berisi 32 ribu liter air bersih ke sejumlah daerah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Pgs SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kujang, Jerry Yosefh Rochmaya di Karawang, Senin mengatakan, pendistribusian air bersih ini merupakan bagian dari aksi tanggap darurat, sebagai wujud kepedulian sosial yang berlandaskan empati serta tanggung jawab kemanusiaan.

Bantuan darurat yang dikemas melalui Program Siaga Tanggap Bencana (SIGAB) - Gerakan Sedekah Air Bersih ini menyasar sejumlah titik kekeringan di wilayah selatan Karawang atau di Kecamatan Tegalwaru, yakni Desa Cintalanggeng, Kutalanggeng, dan Desa Cibarengkok.

Daerah itu dipilih menjadi titik pendistribusian air bersih karena selama beberapa bulan terakhir, mereka kesulitan memperoleh akses air untuk kebutuhan dasar akibat surutnya debit sumber air dan mengeringnya sumur-sumur warga.

"Kekeringan yang melanda Karawang dan berbagai daerah di Jawa Barat memerlukan respon cepat yang presisi. Air adalah kebutuhan paling mendasar. Melalui Baitul Maal Pupuk Kujang, kami hadir tidak sekadar mengantarkan pasokan air, tetapi membawa hadirnya kepedulian serta nilai CSR perusahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat yang sedang berjuang melintasi masa sulit," kata Jerry.

Ia menyampaikan, Pupuk Kujang sedang terus memantau dinamika kekeringan di wilayah Karawang dan sekitarnya.

“Kolaborasi antara korporasi, pemerintah, dan masyarakat akan terus kami perkuat agar dampak kekeringan dapat diminimalkan serta kesehatan warga tetap terjaga," katanya.

Direktur Operasional Baitul Maal Pupuk Kujang Dhimas Mukhlas Al Ghifari mengatakan, pihaknya siaga dan siap kembali menyalurkan bantuan air bersih jika diperlukan.

"Jadi setelah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak total 32 ribu liter, kami akan pantau situasi dan akan bergerak jika diperlukan,” kata Dhimas.

Saat ini, kekeringan dan krisis air bersih di Jawa Barat dilaporkan semakin meluas., BPBD Jabar telah mencatat krisis air bersih akibat kemarau meluas hingga 25 wilayah dari 27 kabupaten-kota. Adapun warga yang terdampak mencapai 519.687 jiwa.

Di Karawang, tercatat 15 desa terdampak kekeringan. Sebanyak 17.882 jiwa dilaporkan kesulitan mengakses air bersih.

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.