PUPR-Kalbar salurkan 8.000 liter air per titik terdampak kemarau - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat (Kalbar) menyalurkan 8.000 liter air bersih per titik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang di Kota Pontianak.
"Kita sudah kurang lebih dua pekan ini distribusikan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga kondisi cuaca kembali membaik, terutama setelah hujan mulai turun," kata Kepala Dinas PUPR Kalbar Iskandar Zulkarnain di Pontianak, Senin.
Ia mengatakan untuk saat ini distribusi dilakukan secara bergilir di tiga titik, yakni Pasar Kemuning, Jalan Sejahtera, dan Jalan Purnama Ujung, dengan masing-masing titik memperoleh 8.000 liter, sehingga total mencapai 24.000 liter air bersih per hari.
"Nanti kita coba petakan titik-titik distribusi air bersih, setelah kita rapatkan, kita akan melaksanakan distribusi secara kontinu," ujarnya.
Iskandar menjelaskan pemerintah berencana menyediakan depo air bersih di setiap kecamatan agar masyarakat dapat mengetahui lokasi pengambilan air.
"Rencana setiap depo diperkirakan mendapat pasokan sekitar 5.000 liter secara berkelanjutan dan jumlah pengambilan akan diatur agar distribusi lebih merata," katanya.
Ia mengimbau masyarakat menggunakan bantuan air secara bijak dengan memprioritaskannya untuk kebutuhan konsumsi, memasak, dan minum, karena keterbatasan sumber air.
Sementara itu, salah satu warga, Sino yang menerima bantuan air bersih di Pasar Kemuning mengatakan bantuan tersebut sangat membantu setelah persediaan air di rumahnya habis.
Sino pulang dengan rasa senang setelah mengantre dan mengangkut empat jerigen air bersih dengan becaknya.
"Alhamdulillah bantuan dari pemerintah ini sangat menbantu kami keluarga di rumah yang sudah krisis air bersih. Diperkirakan empat jerigen air bersih ini cukup sekitar lima hari untuk memasak dan memenuhi kebutuhan minum," kata Sino.
Masyarakat berharap bantuan distribusi air bersih ini terus disalurkan secara merata dan tanpa batasan selama musim kemarau, sehingga dapat membantu untuk kehidupan sehari-hari dan mencegah potensi penyakit diare karena konsumsi air yang tidak bersih.
Pewarta: Rendra Oxtora/Sucia Lucinda
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.