gop-crypto.vip

Pullman Mandalika Lombok perkuat pengelolaan lingkungan

 “Pelatihan juga menekankan kebersihan proses, keselamatan kerja, dan konsistensi kualitas hasil,”

Lombok Tengah (ANTARA) - Pullman Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat memperkuat komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan melalui program Waste to Wealth, sebuah kegiatan pembelajaran dan pelatihan produksi Pupuk Organik Cair (POC) serta pengurangan sampah organik. 

Program ini melibatkan tim Suamandalika dari KKN-PPM Periode 2 Tahun 2026 Universitas Gadjah Mada bersama Bank Sampah Putri Nyale, Desa Kuta, Mandalika, untuk mendorong praktik ekonomi sirkular yang dapat diterapkan di tingkat komunitas.

Marketing Communications Manager Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, Ryan Rinaldy di Lombok, Jumat menyatakan melalui sesi mentoring, tim Suamandalika mempelajari alur pengolahan sisa makanan organik, mulai dari pemilahan bahan, pencampuran sesuai standar operasional, fermentasi dalam wadah tertutup, quality control, hingga aplikasi POC pada area garden dan landscape resort.

 “Pelatihan juga menekankan kebersihan proses, keselamatan kerja, dan konsistensi kualitas hasil,” katanya.

Program ini turut membahas aspek ekonomi dan kelembagaan, termasuk perhitungan biaya produksi, potensi penghematan, kebutuhan sumber daya manusia, serta pembagian peran lintas departemen. Kitchen dan Stewarding mendukung pemilahan, Engineering menangani proses teknis, sementara tim Landscape mengaplikasikan POC dan memantau manfaatnya bagi tanaman.

“Berdasarkan pencatatan internal, program ini telah menghasilkan 3.187,5 liter POC dan mengolah sekitar 50 persen sampah makanan organik. Hasilnya dimanfaatkan untuk perawatan taman sekaligus membantu mengurangi sampah dan kebutuhan pupuk eksternal,” terangnya.

Rangkaian program dimulai dari pemilahan dan persiapan, yakni mengurangi kontaminasi, memisahkan bahan organik dari plastik, tulang besar, logam, dan material non-organik sebelum diproses. Kemudian dilanjutkan dengan fermentasi dan Quality Control yakni menjaga kualitas POC dan mempelajari pencampuran, fermentasi, serta pemeriksaan warna, aroma, tekstur, dan potensi kontaminasi.

"Kemudian aplikasi dan pembelajaran, mendorong replikasi. Mengamati penggunaan POC pada garden, mengevaluasi hasil, dan mendiskusikan SOP yang dapat diadaptasi komunitas,” jelasnya.

Dampak program ini diantaranya mengurangi volume sampah makanan organik dari kegiatan operasional resort. Menghasilkan POC untuk mendukung perawatan garden dan landscape. Mendorong efisiensi sumber daya dan mengurangi kebutuhan pupuk eksternal hingga membuka ruang pembelajaran, transfer pengetahuan, dan kolaborasi bersama komunitas lokal.

“Melalui program Waste to Wealth, Pullman Lombok Mandalika Bersama Suamandalika KKN-PPM UGM mengintegrasikan pengurangan sampah, efisiensi sumber daya, edukasi, dan kolaborasi lokal ke dalam praktik operasional berkelanjutan," katanya.

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026