gop-crypto.vip

PU perkuat dukungan air bersih bagi Jateng

PU perkuat dukungan air bersih bagi Jateng

Kamis, 27 Agustus 2026 07:25 WIB

Image Print

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Jawa Tengah (Jateng) dengan menyiapkan 16 unit mobil tangki air dan 105 unit hidran umum. ANTARA/HO-Kementerian PU

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Jawa Tengah (Jateng) dengan menyiapkan 16 unit mobil tangki air dan 105 unit hidran umum.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan air memiliki peran penting dalam pembangunan berkelanjutan sehingga penanganan kekeringan perlu dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah, sarana tersebut dimobilisasi secara bertahap melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sesuai kebutuhan di lapangan.

Dari sarana yang tersedia, sebanyak sembilan unit mobil tangki air dan 12 hidran umum telah dimobilisasi untuk mendukung penanganan kekeringan di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Mobil tangki memiliki kapasitas 4.000 liter per unit, sementara masing-masing hidran umum memiliki kapasitas 2.000 liter.

Dukungan mobil tangki telah disalurkan melalui koordinasi dengan BPBD di Kabupaten Jepara, Sragen, Tegal, Cilacap, Blora, Banjarnegara, dan Pekalongan. Kabupaten Tegal dan Banjarnegara masing-masing mendapatkan dukungan dua unit mobil tangki.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.