gop-crypto.vip

PT Vale Kembangkan 3 Proyek Nikel, Total Investasi Tembus USD7,2 Miliar

Lukman Nur Hakim Akurat.co

| 14 September 2026, 21:28 WIB

PT Vale Kembangkan 3 Proyek Nikel, Total Investasi Tembus USD7,2 Miliar

Head of Strategy and Business Development PT Vale Indonesia Tbk, Mateus Sigit Harisulistya

AKURAT.CO PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) terus memperkuat model operasinya dengan pengembangan tiga operasi pertambangan dan hilirisasi nikel di Indonesia.

Head of Strategy and Business Development PT Vale Indonesia Tbk, Mateus Sigit Harisulistya mengatakan, 3 wilayah tersebut mencakup Sorowako di Sulawesi Selatan sebagai operasi eksisting, Bahodopi di Morowali, Sulawesi Tengah, serta Pomalaa di Sulawesi Tenggara.

"Jadi dari satu operasi yang sekarang kami jalankan, kita sekarang mengarah ke tiga operasi. Jadi kita bilang bahwa kita menuju platform pertumbuhan multi wilayah," kata Matheus dalam acara Sosialisasi MediaMIND 2026 di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: Laba PT Vale Melonjak 39 Persen, Tembus USD61 Juta di Kuartal II 2026

Sorowako selama ini menjadi operasi terintegrasi PT Vale, mulai dari pertambangan hingga produksi nickel matte. Ke depan, perusahaan juga akan mengembangkan pengolahan bijih nikel limonit melalui fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) bersama mitra.

Sementara itu, di Bahodopi, PT Vale telah memulai operasi pertambangan setelah pembangunan tambang yang dimulai beberapa tahun sebelumnya. Bijih limonit yang dihasilkan dari tambang tersebut akan menjadi bahan baku fasilitas HPAL yang dikembangkan bersama mitra.

Pengembangan serupa dilakukan di Pomalaa. PT Vale akan mengembangkan tambang untuk menghasilkan bijih saprolit dan limonit.

“Jadi ini merupakan satu perubahan yang cukup signifikan dari sisi PT Vale dari single operation base menjadi multisite platform, di mana nanti kita akan kerjasamakan dengan partner kami,” ujar Matheus.

Dari sisi investasi, proyek di Morowali, Sulawesi Tengah memiliki nilai sekitar USD1,9 miliar, yang mencakup pengembangan tambang dan fasilitas HPAL.

Selanjutnya, proyek Pomalaa menjadi proyek dengan nilai investasi terbesar, yakni sekitar USD3,2 miliar dan proyek ketiga di Sulawesi Selatan memiliki nilai investasi sekitar USD2,1 miliar.

Diberitakan sebelumnya, PT Vale yang merupakan anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, mencatatkan sejumlah lompatan penting dalam ikhtiar hilirisasi nikel.

Halaman:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L

Yosi Winosa

Warga Buka Suara soal Pabrik PT Toba Pulp Lestari Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Kejagung

OTT Bogor Terkait HGB Summarecon, KPK Amankan 17 Orang

MNCN Lepas Konsolidasi Ekosistem iNews ke Republikorp, Ini Dampaknya ke Pemegang Saham

Resmi Rilis Hari Ini, Trisha Eungelica Lantunkan Hidup MemuliakanMu, Lagu Ciptaan Putri Candrawathi dari Penjara

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat