PSSI Korea Jatuhkan Sanksi kepada Shin Tae-yong, Apa Dampaknya terhadap Karier di Persija Jakarta?
Jumat, 24 Juli 2026 - 11:48 WIB
VIVA – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dijatuhi sanksi disiplin berat oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) terkait kontroversi dugaan penyerangan terhadap pemain saat menangani Ulsan HD tahun lalu.
Baca Juga
Padahal, Shin Tae-yong saat ini tengah fokus menjalankan tugasnya sebagai pelatih Persija Jakarta untuk menghadapi Super League Indonesia 2026/2027.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di bawah kepemimpinannya, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut telah menjalani serangkaian latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru. Lantas, apakah sanksi dari KFA tersebut akan berdampak terhadap karier Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta?
Baca Juga
Pelatih baru Persija Jakarta Shin Tae-yong
Photo :
- persija.id
Seorang pejabat KFA menyatakan pada 24 Juli, "Pertemuan Komite Disiplin mengenai Pelatih Shin Tae-yong diadakan awal bulan ini, dan tindakan disiplin baru-baru ini diberitahukan." Demikian dilaporkan News1 Korea.
Baca Juga
komite menjatuhkan hukuman berat kepada mantan pelatih Shin Tae-yong.
Namun, asosiasi tersebut tidak mengungkapkan detail spesifik dari tindakan disiplin tersebut, seperti apakah itu berupa skorsing atau pengusiran, dengan alasan masalah privasi.
Pejabat KFA menjelaskan, "Kami hanya diberitahu bahwa detail tindakan disiplin tersebut tidak dapat diungkapkan karena melibatkan informasi pribadi yang sensitif."
Pelatih Shin Tae-yong, yang mengambil alih kepemimpinan Ulsan pada Agustus tahun lalu, dipecat sekitar dua bulan kemudian pada bulan Oktober.
Dalam wawancara media, Pelatih Shin menunjukkan bahwa ada masalah internal di dalam klub. Namun, kemudian muncul pengungkapan mengenai penyerangan terhadap pemain dan penggunaan bahasa kasar, dan sebuah video yang menunjukkan dia menampar Jeong Seung-hyun juga dirilis.
Setelah pertandingan terakhir musim lalu, Jung Seung-hyun mengungkapkan, "Ada beberapa kejadian di mana saya bertanya-tanya, 'Apakah ini benar?'"
Dia menambahkan, "Itu adalah perilaku yang tidak sesuai dengan zaman. Dalam kasus penyerangan atau kekerasan seksual, bahkan jika pelaku tidak percaya itu adalah penyerangan, jika korban menganggapnya sebagai penyerangan, maka begitulah adanya. Saya percaya pemain lain merasakan hal yang sama."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setelah itu, Asosiasi Sepak Bola meluncurkan penyelidikan atas "kontroversi penyerangan pemain" pada Desember lalu dan mengeluarkan tindakan disiplin sekitar delapan bulan kemudian.
Pelatih Shin Tae-yong diangkat sebagai pelatih kepala Persija Jakarta pada Juni lalu dan saat ini tinggal di Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Karena tindakan disiplin tersebut hanya berlaku di Korea, hal itu tidak secara langsung memengaruhi aktivitas kepelatihan lokal Pelatih Shin saat ini aktif di Indonesia.