gop-crypto.vip

Presiden: Revitalisasi stasiun dorong sektor pariwisata

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menilai revitalisasi ratusan stasiun kereta api yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus bagian dari transformasi nasional.

"Usaha KAI untuk revitalisasi ratusan stasiun-stasiun sangat penting, jangan dianggap sepele. Ini bisa jadi daya tarik," kata Presiden saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah, yang dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis.

Presiden mengatakan pelestarian stasiun bersejarah dapat menarik wisatawan lokal dan mancanegara yang tertarik dengan wisata sejarah dan budaya.

Menurut Prabowo, pelestarian stasiun juga menjadi bagian dari upaya menjaga sejarah sekaligus melakukan pembenahan di berbagai bidang.

"Lestarikan semua stasiun, ini juga bagian dari lestarikan sejarah. Tapi lebih penting, ini bagian daripada usaha kita sebagai bangsa untuk di semua bidang kita lakukan transformasi," kata Prabowo.

Presiden juga meminta pembenahan fasilitas di kawasan stasiun dilakukan dengan memperhatikan kebersihan, kerapian, dan estetika lingkungan.

"Kita ubah kesan. Indonesia memang harus lestari, harus indah, harus asri. Tidak boleh ada sampah yang liar, tidak boleh ada gedung yang tidak terawat," tuturnya.

Presiden menilai pembenahan infrastruktur transportasi dan pelestarian bangunan bersejarah dapat memperkuat daya tarik pariwisata di berbagai daerah.

Revitalisasi stasiun, kata Presiden, diharapkan turut mendukung upaya transformasi nasional melalui pembangunan fasilitas publik yang lebih baik dan terawat.

Presiden Prabowo meresmikan hasil renovasi tahap pertama bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang. Renovasi tersebut dikerjakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang selama 240 hari, terhitung sejak 5 Mei hingga 30 Desember 2025.

Stasiun Semarang Tawang merupakan stasiun kelas besar tipe A yang melayani hampir seluruh layanan kereta api penumpang yang melintas di Kota Semarang.

Pada Semester I tahun 2026, stasiun ini mencatatkan kinerja layanan penumpang yang sangat baik, menempati peringkat 4 stasiun tersibuk di Indonesia dengan lebih dari 2,15 juta aktivitas naik-turun penumpang serta tingkat ketepatan waktu (On Time Performance) keberangkatan mencapai 99,45 persen.

Baca juga: Prabowo pesan ke KAI perbanyak investasi di bidang kereta api

Baca juga: Presiden minta KAI utamakan layani rakyat, tak hanya kejar keuntungan

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.