Pramono Bela Satpam yang Tegur Sopir Alphard, Minta Tak Dipecat
Jumat, 24 Juli 2026 - 11:58 WIB
Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membela petugas keamanan (satpam) bernama Vicol yang terlibat cekcok dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Baca Juga
Vicol diketahui memukul kaca mobil Alphard yang disebut menerobos lampu merah. Aksi tersebut dikaukan karena khawatir membahayakan pejalan kaki yang saat itu sedang menyeberang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pramono menilai Vicol telah menjalankan tugasnya dengan baik. Berdasarkan data CCTV, dia justru mengungkap sopir mobil Alphard telah melakukan pelanggaran.
Baca Juga
"Yang bersangkutan sebenarnya malah menjalankan tugas dengan baik sekali. Dan terlihat bahwa mobil Alphard itulah yang kemudian melanggar," ungkap Pramono kepada wartawan, Jumat, 24 Juli 2026.
Pramono lantas meminta agar satpam bernama Vicol itu tidak dikenakan sanksi pemecatan buntut aksinya tersebut.
Baca Juga
"Untuk nasibnya satpam, saya akan meminta untuk tidak dipecat atau diberhentikan," pungkas dia.
Sebelumnya diberitakan, video cekcok antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, masih menjadi perbincangan.
Di tengah ramainya sorotan publik, satpam bernama Vicol akhirnya menyampaikan penjelasannya mengenai insiden yang berujung mediasi di Pos Polisi Thamrin itu.
Vicol mengakui dirinya memang memukul kaca mobil Alphard yang disebut menerobos lampu merah. Namun, tindakan itu dilakukan secara spontan karena khawatir membahayakan pejalan kaki yang saat itu sedang menyeberang.
“Setelah lampu merah tiba, giliran pejalan kaki yang lewat. Pada saat itu juga ada salah satu mobil yang menerobos lampu merah tersebut,” ujarnya dalam rekaman video yang beredar, dikutip Jumat, 24 Juli 2026.
Menurut Vicol, emosinya terpancing melihat kendaraan tetap melaju ketika pejalan kaki mendapat hak untuk menyeberang. Ia pun mengetuk kaca mobil sambil mengingatkan pengemudi.
“Karena saya kesal, saya pukul kaca mobilnya. Saya teriak, Woi, lampu merah," katanya.
Tak berhenti di situ, Vicol mengaku kembali menegur pengemudi saat kendaraan melambat. Namun, pengemudi disebut tidak membuka kaca mobilnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Woi Pak, lampu merah. Saya cuma menyelamatkan nyawa orang lain. Terus dia tidak buka kaca mobilnya,” ujarnya.
Situasi kemudian memanas setelah tiga orang keluar dari mobil, termasuk sopir. Vicol mengaku sempat terlibat aksi saling dorong.
Halaman Selanjutnya
“Yang dua orang di sebelah kiri keluar, mereka keluar bertiga. Dan sopirnya juga keluar. Mereka dorong-dorong saya,” katanya.