Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif, Kemerdekaan Palestina Harga Mati
Bagikan:
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan menjalin hubungan baik bersama seluruh negara dan kekuatan dunia. Namun, ia menekankan ada satu prinsip yang tidak dapat ditawar, yakni dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bertajuk Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis 23 Juli malam.
Prabowo mengatakan Indonesia bersyukur memiliki posisi sebagai negara nonblok sehingga dapat menjalin kerja sama dengan berbagai negara tanpa harus terlibat dalam rivalitas kekuatan dunia.
"Begitu saya dilantik, politik luar negeri Indonesia, kita bersyukur bahwa kita nonblok. Kita hormati semua negara, semua kekuatan, Saudara-saudara. Kita ingin bebas aktif," kata Prabowo.
Menurutnya, politik luar negeri bebas aktif memberikan ruang bagi Indonesia untuk tetap menjaga kedaulatan dalam menentukan sikap, sekaligus mengedepankan kepentingan nasional, prinsip kemanusiaan, dan penghormatan terhadap kemerdekaan setiap bangsa.
Presiden menggambarkan arah diplomasi pemerintahannya sebagai kebijakan *the good neighbor* atau menjadi tetangga yang baik bagi seluruh negara.
"Saya katakan politik luar negeri Indonesia yang dipimpin Prabowo Subianto, politik kita menjadi tetangga yang baik, the good neighbor. Kita baik sama semua kekuatan," ujarnya.
Meski membuka hubungan dengan seluruh negara, Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina tetap menjadi prinsip yang tidak dapat dinegosiasikan.
"Yang tidak bisa tawar-menawar, kemerdekaan Palestina," tegasnya.
Menurut Prabowo, sikap tersebut mencerminkan konsistensi Indonesia dalam mendukung hak rakyat Palestina untuk merdeka dan menentukan masa depannya sendiri, sejalan dengan amanat konstitusi.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional sebagai fondasi utama sistem pertahanan Indonesia. Ia menjelaskan konsep pertahanan rakyat semesta menjadi kekuatan utama bangsa dalam menjaga kedaulatan negara.
"Sekarang sudah membangun kekuatan pertahanan. Tapi kekuatan pertahanan kita adalah pertahanan rakyat semesta. Pertahanan kita adalah dalam cintanya rakyat Indonesia," ungkapnya.
Prabowo menegaskan pembangunan kekuatan pertahanan Indonesia tidak ditujukan untuk mengancam negara lain, melainkan untuk menjaga kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
"Kita tidak mau ganggu negara lain. Tapi Indonesia akan mempertahankan kemerdekaannya," tegas Presiden.
BACA JUGA:
Di akhir pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan partai-partai koalisi terhadap arah kebijakan pemerintah, termasuk dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
"Hari ini saya merasa dapat dukungan. Saya yakin semua partai koalisi senapas, sejiwa, dan berada bersama saya," katanya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+