Prabowo Perintahkan Penanganan Karhutla Lebih Masif, Pesawat Hercules Dikerahkan
Putri Dinda Permata Sari
| 19 Oktober 2026, 18:42 WIB

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta. - Youtube Sekretariat Presiden
AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk memperkuat operasi udara dan menambah pengerahan personel di lapangan.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, mengatakan Presiden Prabowo meminta langkah penanganan karhutla dilakukan secara lebih masif dan segera.
Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas operasi udara untuk mendukung penanganan kebakaran. Pesawat Hercules diperintahkan untuk mendukung upaya yang sebelumnya telah dilakukan menggunakan pesawat Casa.
Baca Juga: Korban Asap Karhutla Tanpa KTP Jakarta Silakan Berobat di Fasilitas Kesehatan
"Tadi dikerahkan juga, diperintahkan kepada Panglima TNI, dry ice yang sekarang sudah dilakukan menggunakan pesawat Casa, ini sudah diperintahkan menggunakan Hercules," kata Dudung usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Selain operasi udara, Prabowo meminta pengerahan personel dilakukan secara lebih intensif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, dinas kehutanan, hingga masyarakat.
Dia menegaskan, seluruh pihak terkait harus bergerak secara terpadu dengan langkah yang terukur agar penanganan kebakaran dapat dipercepat.
Baca Juga: Menko Polkam: Presiden Prabowo Beri Perhatian Serius dalam Penanganan Karhutla
"Perintah Presiden agar lebih masif kembali tentang pengerahan pasukan, petugas baik TNI, Polri, maupun Dinas Kehutanan, termasuk masyarakat yang dilibatkan. Nah ini betul-betul harus secara masif terukur dan dilaksanakan dengan segera," ujarnya.
Presiden juga menekankan agar jajarannya tidak hanya mengandalkan perubahan cuaca atau menunggu hujan untuk memadamkan kebakaran. Pemerintah diminta segera mengambil tindakan dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia.
"Jadi Bapak Presiden juga menyampaikan jangan menunggu turun hujan, tapi segera perbuat. Beliau keras sekali tadi menyampaikan pada kami, untuk penanganan ini betul-betul dilaksanakan dengan kerja keras," pungkasnya.