Prabowo: Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Kita Bekerja Sangat Keras!
Senin, 20 Juli 2026 - 15:29 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung sidang kabinet paripurna (SKP) di Istana Negara pada Senin, 20 Juli 2026. Dalam kesempatan itu seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, dan pimpinan lembaga hadir untuk mendengarkan evaluasi dan masukan dari pemimpin negara.
Baca Juga
Prabowo menegaskan bahwa sidang kabinet yang digelar ini merupakan evaluasi dari seluruh program pemerintahan menjelang dua tahun kepemimpinannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Tentunya kita laksanakan sidang kabinet paripurna ini untuk kita evaluasi apa yang sudah kita kerjakan," kata Prabowo.
Baca Juga
"Saya kira tak hanya saudara-saudara, saya sendiri. Kita, di tahun-tahun ini, menjelang kita dua tahun, kita telah bekerja sangat keras dan sangat, padat dan cepat," sambungnya.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia telah mencapai banyak hal menjelang dua tahun kepemimpinannya. Hal itu disebabkan karena seluruh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih bekerja sangat keras dan cepat.
Baca Juga
"Kadang-kadang dengan kita bekerja sangat keras, bekerja sangat padat kita sendiri tidak terlalu menyadari berapa banyak yang telah kita capai dalam dua tahun pertama kita" ujar dia.
Di sisi lain, ia mengakui bahwa Indonesia menghadapi tantangan yang besar. Prabowo juga mengatakan pergolakan dunia saat ini tidak menentu.
"Karena kita menghadapi masalah yang sangat besar, kita menghadapi dunia yang penuh pergolakan dan juga kita menghadapi kenyataan-kenyataan pahit yang harus kita akui. Merupakan tantangan kita bersama, kita tidak bermaksud untuk mencari kesalahan," kata dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menegaskan bahwa setiap unsur pemimpin harus memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Karena, kata dia, seluruh unsur pemimpin termasuk dirinya telah diberi mandat dan kepercayaan oleh masyarakat.
"Kita sebagai anak bangsa, kita sebagai unsur pimpinan, kita semua disini sebagai unsur pimpinan, kita disini pemimpin politik, pemimpin teknokrat, pemimpin budaya, pemimpin masyarakat dan kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah," ujar dia.
Istana Minta Hotman Paris Tak Bawa-bawa Prabowo di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prasetyo menegaskan seharusnya Hotman Paris tak menyeret nama Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap agar kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditangani penuh maksimal.
VIVA.co.id
20 Juli 2026