Prabowo: Gaji Guru dan Hakim Harus Diperbaiki, karena Kita Mau Habiskan Korupsi
Sabtu, 19 September 2026 - 05:00 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan gaji hakim harus terus diperbaiki sebagai bagian dari upaya pemerintah memberantas korupsi dan mencegah hakim menerima suap. Ia mengatakan pemerintah juga perlu memperbaiki kesejahteraan guru.
Baca Juga
Hal itu diungkapkan Prabowo dalam sambutannya di acara HUT ke-28 PAN di Jakarta pada Jumat, 18 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Gaji-gaji guru harus diperbaiki, gaji-gaji hakim harus diperbaiki karena kita mau menghabiskan korupsi," kata Prabowo.
Baca Juga
Prabowo mengatakan peningkatan kesejahteraan hakim diperlukan untuk menjaga integritas lembaga peradilan dan mencegah hakim dipengaruhi melalui praktik suap.
"Kita tidak mau hakim-hakim kita disogok. Kita tidak mau hakim-hakim kita dibeli," tegasnya.
Baca Juga
Selain guru dan hakim, Kepala Negara mengatakan pemerintah perlu memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan.
"Perawat-perawat kita harus diurus, dokter-dokter kita harus diurus," ujarnya.
Prabowo kemudian menyinggung berbagai pekerjaan yang dilakukan pemerintah selama hampir dua tahun terakhir.
Menurut dia, pemerintah terus bekerja untuk menyelesaikan berbagai persoalan karena kebutuhan masyarakat tidak dapat menunggu.
"Keberhasilan kita banyak karena kita kerja terus, kita kerja terus dua tahun ini," katanya.
Prabowo mengakui pemerintah pada akhirnya mendapat penilaian kurang berkomunikasi kepada publik.
Menurut dia, hal tersebut terjadi karena pemerintah lebih banyak berfokus menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan jembatan di desa hingga perbaikan sekolah.
"Kurang berkomunikasi karena kita kerja terus. Kita ngejar rakyat tidak bisa menunggu lagi," katanya.
Sebagai latar, pemerintah sebelumnya telah menaikkan penghasilan hakim setelah selama 12 tahun tidak mengalami kenaikan.
Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Juli 2026 mengatakan kenaikan penghasilan hakim pada beberapa jenjang mencapai sekitar 280 persen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Prabowo, peningkatan kesejahteraan tersebut diperlukan agar hakim dapat hidup layak, menjaga kehormatan profesinya, dan tidak mudah disuap.
Pemerintah juga mengarahkan penyediaan rumah bagi hakim dan aparatur peradilan sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan mereka. (Ant)
Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191, Tegaskan Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan ada pihak-pihak yang mengaku sebagai pakar, namun sering melontarkan fitnah. Ia mengingatkan fitnah lebih kejam dari pembunuhan.
VIVA.co.id
19 September 2026