gop-crypto.vip

Polres Mimika Tangkap 5 Pelaku Begal Berujung Blokade Jalan

Bagikan:

JAKARTA - Kepolisian Resor (Polres) Mimika, Papua Tengah, menangkap lima orang terduga pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal terhadap korban DK yang sempat viral di media sosial di Timika pada Senin (20/7) dini hari.

Kapolres Mimika Alredo Rumbiak mengatakan pelaku kekerasan tersebut diperkirakan berjumlah tujuh orang, namun baru lima orang di antaranya yang sudah ditangkap.

Mereka yang ditangkapDJN, EK, DWL, JW, dan YSK.

Kronologis kejadiannya bermula pada Minggu (19/7) malam sekitar pukul 22.00 WIT, korban bersama Istri dan anaknya sedang berada di sekitar ruas Jalan Cendrawasih SP2, depan Kantor Lurah Timika Jaya.

"Korban dan istrinya bersama anak mereka didatangi oleh dua orang tidak dikenal dengan menggunakan kendaraan motor lalu mengambil telepon genggam dari tangan anak korban dan langsung pergi," jelas Kapolres Mimika dilansir ANTARA.

Melihat itu, DK mengejar para pelaku dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

Setiba di Jalan Cendrawasih depan Hotel 66, korban mendapati kedua orang pelaku. Namun tiba-tiba korban dikeroyok oleh sekitar tujuh orang tidak dikenal.

Tidak hanya menganiaya korban, para pelaku juga merampas tas noken dan telepon genggam korban, lalu kabur.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka-luka di bagian dahi, dan sayatan di bagian telapak kaki kiri.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Mimika oleh petugas piket perintis Polres Mimika.

Tidak terima dengan kejadian itu, keluarga korban sempat memblokade ruas Jalan Cenderawasih Timika sekitar pukul 22.54 WIT dengan membakar ban bekas serta karton dan kayu di tengah jalan.

"Aksi itu spontanitas dari keluarga korban untuk meminta kepolisian segera mengungkap dan menangkap para pelaku," terang Kapolres Mimika.

Blokade ruas jalan tersebut akhirnya dibuka setelah Kapolres Mimika bersama Kabag Ops dan Kasat Reskrim Polres Mimika tiba di lokasi untuk meyakinkan keluarga korban kepolisian segera menangkap dan mengungkap para pelaku.

Hanya berselang dua jam setelah kejadian, lima orang para pelaku berhasil ditangkap.

"Untuk kronologi lengkap serta motif aksi, kami masih dalami dan mencari bukti untuk mengetahui kejadian sebenarnya," ujarnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+