gop-crypto.vip

Polres Gunung Mas intensifkan patroli malam di jalur rawan karhutla

Polres Gunung Mas intensifkan patroli malam di jalur rawan karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 14:24 WIB

Image Print

Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi (kiri) dan lainnya saat melakukan patroli malam di jalur rawan karhutla di daerah setempat, Sabtu (17/10/2026) malam. ANTARA/HO-Polres Gumas

Kuala Kurun  (ANTARA) - Kepolisian Resor Gunung Mas, Kalimantan Tengah, bersama Polsek jajaran tetap mengintensifkan patroli di lokasi rawan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski jumlah titik panas (hotspot) turun drastis selama beberapa hari terakhir.

Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi di Kuala Kurun, Minggu (18/10), mengatakan jumlah hotspot turun dari 86 titik pada Kamis (15/10) menjadi empat titik berstatus medium pada Sabtu (17/10). Penurunan tersebut dipengaruhi hujan yang turun di Gunung Mas pada Jumat (16/10) malam.

"Empat titik panas berstatus medium itu tersebar di empat kecamatan, yaitu Rungan, Rungan Hulu, Kurun, dan Manuhing, masing-masing satu titik. Seluruh lokasi tersebut kami pantau bersama Polsek jajaran," kata Arum.

Sebagai tindak lanjut, Polres Gumas menggelar patroli pada Sabtu (17/10) mulai pukul 20.00 WIB. Patroli dipimpin langsung Kapolres, didampingi Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, personel TNI, serta piket Pamapta, piket fungsi, dan piket Pos Siaga Karhutla.

Dalam patroli tersebut, tim menyusuri sejumlah jalur rawan, yakni Jalan Brigjen Katamso, jalur lintas Kurun–Tewah, lintas Kurun–Palangka Raya, dan lintas Kurun–Desa Tewang Pajangan. Pemantauan ditujukan untuk deteksi dini apabila ditemukan indikasi karhutla.

Selain patroli malam, personel Pos Siaga Karhutla Polres Gumas juga berpatroli secara rutin pada pagi, siang, dan malam hari untuk menjaga kesiapsiagaan dan memastikan wilayah rawan terpantau berkelanjutan.

Keterlibatan personel lintas fungsi dimaksudkan untuk mendukung kesiapsiagaan dan pemantauan terpadu. Koordinasi antarpersonel serta sinergi dengan instansi terkait diharapkan memperlancar pertukaran informasi dan memperkuat kesiapan menindaklanjuti ancaman kebakaran.

Peningkatan intensitas patroli ini menjadi langkah preventif Polres Gumas untuk mengantisipasi karhutla berulang, sekaligus menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dan mendorong kesadaran bersama tentang pentingnya mencegah karhutla

Polres Gumas mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tetap waspada terhadap kondisi lingkungan, dan segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda kebakaran. Peran serta warga dinilai penting untuk deteksi dini dan mencegah api meluas.

Melalui patroli rutin dan penguatan koordinasi dengan Polsek jajaran, Polres Gumas berkomitmen terus mendukung pencegahan karhutla serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Wanita pertama yang menjadi Kapolres Gumas itu menegaskan, penurunan jumlah titik panas harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kewaspadaan, bukan alasan untuk mengurangi kesiapsiagaan.

"Kami akan terus mengoptimalkan patroli di lokasi rawan karhutla dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan," demikian Arum.

Baca juga: Open house Sekolah Rakyat Gumas momentum satukan komitmen

Baca juga: Pemkab Gunung Mas petakan potensi dan kompetensi 270 aparatur lewat Pro ASN

Baca juga: Kajati Kalteng dukung upaya Pemkab Gumas bangun daerah

Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.