Polres cegah perundungan melalui program "Polisi Masuk Sekolah" - ANTARA News Jawa Timur
Pamekasan (ANTARA) - Aparat kepolisian dari jajaran Polres Pamekasan, Jawa Timur berupaya mencegah praktik perundungan di kalangan pelajar di wilayah itu melalui program "Polisi Masuk Sekolah".
Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat di Pamekasan, Senin, mengatakan, program "Polisi Masuk Sekolah" merupakan langkah preventif yang bertujuan untuk membina karakter generasi muda sekaligus sebagai upaya untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
"Melalui program Polisi Masuk Sekolah ini kami juga ingin lebih dekat dengan para siswa, sehingga pesan-pesan yang kami sampaikan bisa lebih dipahami," katanya.
Kapolres menjelaskan, ada lima poin yang menjadi materi program kegiatan tersebut, yakni mencegah perundungan, pembinaan disiplin dan karakter, tertib lalu lintas, bahaya kenakalan remaja, dan pentingnya memperhatikan tentang perlindungan anak dalam kegiatan belajar mengajar.
"Pada materi mencegah terjadinya perundungan, kami menyerukan pentingnya saling menghormati antarsesama, sedangkan pada pembinaan disiplin dan karakter yakni mengajak siswa untuk tekun belajar, taat aturan sekolah, serta berbakti kepada orang tua dan guru," katanya.
Tertib lalu lintas juga menjadi materi program Polisi Masuk Sekolah, karena pernah ditemukan ada pelajar yang mengalami kecelakaan lalu lintas setelah terlibat balapan liar.
"Demikian juga personel kami pernah menangkap pengguna obat terlarang narkoba dari kalangan pelajar," katanya.
Sementara pada materi perlindungan anak, aparat kepolisian menekankan pentingnya kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan kasih sayang dan tanpa praktik kekerasan.
Program Polisi Masuk Sekolah digelar setiap seminggu sekali dengan cara menjadi inspektur upacara.
"Program ini digelar serentak di sekolah-sekolah yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan se-Kabupaten Pamekasan dengan melibatkan semua Polsek jajaran dan personel Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Pamekasan dengan sasaran siswa di semua tingkatan dari SD hingga SMA," kata Kapolres.
Pewarta: Abd Aziz
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.