gop-crypto.vip

Polisi ungkap temuan pelampung bukan milik kapal jurnalis hilang

Polisi ungkap temuan pelampung bukan milik kapal jurnalis hilang

Jumat, 11 September 2026 15:47 WIB

Image Print

Polda Banten usai mengidentifikasi hasil temuan pelampung di Pos SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, pada Jumat (11/9/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

Pandeglang (ANTARA) - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memastikan temuan pelampung dari hasil pencarian di hari ketiga, Kamis (10/9) bukan milik kapal tim jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9).

"Berdasarkan hasil pemeriksaan (pelampung) bukan merupakan milik Kapal Arupadhatu 1 yang sampai sekarang belum ditemukan. Life jacket warna oranye dan pelampung warna putih bukan alat-alat keselamatan yang dimiliki oleh kapal Arupadhatu," katanya di Pos SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat.

Sandi saat dikonfirmasi di lokasi yang sama juga memastikan pelampung yang ditemukan oleh KAL Anyer I-3-64 pada operasi pencarian di hari ketiga bukan merupakan peralatan keselamatan milik kapal yang disewakannya untuk tim jurnalis berangkat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9).

Sandi menegaskan kapalnya telah dilengkapi dengan peralatan keselamatan yang lengkap ketika berangkat dengan beragam warna.

"Saya tidak bisa memastikan life jacket, karena warnanya (di masing-masing kapal) beragam, ada biru, merah, tapi itu minimal ada 10 karena life jacket itu kalau milik kita untuk wisata, itu digunakan untuk snorkeling oleh tamu-tamu, jadi, dipastikan lebih dari 10," tuturnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polda Banten: Temuan pelampung bukan milik kapal jurnalis hilang

Pewarta : Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.