Polda Metro Jaya menginisiasi Program Bapak Asuh cegah kenakalan pelajar
Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menginisiasi Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di sekolah sebagai langkah deteksi dini pencegahan aksi perundungan, kekerasan, hingga tawuran di kalangan siswa.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan pentingnya mengenali potensi persoalan di kalangan pelajar sebelum berkembang dan mengancam keselamatan serta masa depan mereka.
“Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Asep Edi Suheri pada acara peluncuran program tersebut di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis.
Baca juga: Pemkot Jambi prioritaskan program bapak asuh
Asep meminta seluruh personel kepolisian yang bertugas untuk memahami karakter lingkungan sekolah dan dinamika para siswa.
"Apabila ditemukan indikasi kegiatan yang berpotensi merugikan pelajar, pendampingan akan ditingkatkan melalui koordinasi erat bersama pihak sekolah dan orang tua," katanya.
Melalui pendekatan ini, Asep menyebutkan pihak kepolisian mengedepankan edukasi mengenai risiko tindakan melanggar hukum serta pembinaan agar pelajar memahami konsekuensi logis dari setiap tindakan sebelum terlibat lebih jauh.
Baca juga: Menpora harapkan pramuka dapat menjadi sahabat generasi Z
"Langkah pencegahan yang dilakukan tepat waktu tersebut bertujuan menjaga hak anak agar dapat terus belajar, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita sebagai generasi penerus bangsa," katanya.
Asep juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, guru, masyarakat, dan kepolisian untuk merespons cepat informasi mengenai perundungan maupun ajakan berbahaya, baik di lingkungan sekolah, pergaulan, maupun ruang digital.
Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, upaya perlindungan anak diharapkan berjalan secara berkesinambungan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mencetak generasi unggul pada masa depan.
Pewarta : Ilham Kausar
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026