gop-crypto.vip

Polda Kalsel bersama masyarakat Shalat Istisqa memohon hujan - ANTARA News Kalimantan Selatan

Melalui Shalat Istisqa ini, kita memohon ampunan dosa dan berdoa agar Allah SWT segera menurunkan hujan,

Banjarbaru (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama masyarakat melaksanakan Shalat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon petunjuk dan diturunkannya hujan mengingat kondisi kekeringan yang telah berlangsung lebih dari satu bulan hingga menyebabkan karhutla.

"Melalui Shalat Istisqa ini, kita memohon ampunan dosa dan berdoa agar Allah SWT segera menurunkan hujan," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, Rabu.

Bertempat di lapangan mako Satuan Brimob, ribuan jamaah secara khusyuk mengikuti ibadah hingga ditutup doa yang dipimpin KH Muhammad Mukri Yunus dan Kakanwil Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin menyampaikan khutbah Istisqa.

Kapolda menyampaikan dampak kekeringan saat ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai munculnya titik api dan kabut asap yang mengganggu aktivitas harian, hingga penurunan produktivitas di sektor pertanian dan perternakan.

Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Kalsel untuk melaksanakan kegiatan serupa bersama masyarakat setempat.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan ditemui usai melaksanakan Shalat Istisqa. (ANTARA/Firman)

Ketua DPRD Kalsel Supian HK mengapresiasi inisiatif Polda Kalsel dan berharap upaya doa bersama ini dapat membawa keberkahan serta memulihkan kondisi wilayah.

Sementara KH Muhammad Mukri Yunus mengingatkan pentingnya berserah diri dan mengintrospeksi diri. 

Menurutnya, Salat Istisqa merupakan bentuk itba’ atau meneladani ajaran Rasulullah SAW dalam menghadapi ujian bencana alam.

"Kita wajib berikhtiar dan memohon ampunan agar doa serta harapan kita dikabulkan oleh Allah SWT," ungkapnya.

Pewarta: Firman
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.