gop-crypto.vip

PLN salurkan TJSL Rp106,5 juta bagi pembudidaya ikan mas di Agam

PLN salurkan TJSL Rp106,5 juta bagi pembudidaya ikan mas di Agam

Selasa, 8 September 2026 15:43 WIB

Image Print

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Sumbar Bambang Santoso menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Agam Taslim, Selasa (8/9/2026). ANTARA/HO/Diskominfo Agam

Lubuk Basung (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp106,5 juta kepada Kelompok Budidaya Ikan Mas Insyaallah Maju, Jorong Satu Siguhung, Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Selasa.

Bantuan diserahkan oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Sumbar Bambang Santoso, bersama jajaran kepada kelompok tani.

"Bantuan Rp106,5 juta merupakan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR)," kata Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Sumbar Bambang Santoso di Lubuk Basung, Selasa.

Ia mengatakan kontribusi PLN kepada masyarakat tidak hanya melalui penyediaan layanan kelistrikan, tetapi juga melalui program pemberdayaan masyarakat.

“Kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menyediakan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong perekonomian. Salah satunya melalui bantuan kepada kelompok masyarakat dan kelompok usaha,” katanya.

Ia berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan produktivitas kelompok sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di Lubuk Basung.

Bantuan tersebut disalurkan dalam rangka menyambut hari jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat dengan tema “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh”.

Dana dimanfaatkan untuk pengadaan bibit dan pakan ikan, rehabilitasi kolam, serta sarana pendukung budidaya.

Sementara Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Agam Taslim mengapresiasi dukungan PLN yang dinilai menjadi bentuk sinergi pemerintah daerah dan BUMN dalam mendorong perekonomian masyarakat.

"Bantuan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya .

Bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan menjadi stimulan bagi kelompok untuk terus berkembang dan meningkatkan produktivitas.

Kedepan, kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Agam.