Petinggi EA Dapat Bonus Besar Meski Perusahaan Habis PHK Massal

Petinggi EA – EA pada tahun 2025 lalu telah merilis Battlefield 6 yang merupakan salah satu game tersukses pada tahun tersebut. Bagaimana tidak, game ini berhasil terjual sebanyak 7 juta kopi hanya dalam 3 hari saja dan berhasil mengalahkan Call of Duty di tahun 2025.
Namun dibalik kesuksesan tersebut, para karyawan harus menghadapi PHK pada Maret 2026 kemarin. Dan kini, kabar lebih mengagetkan muncul dimana kabarnya, Petinggi EA mendapat bonus yang besar meskipun mereka telah melakukan PHK beberapa bulan lalu.

Berdaasarkan dokumen 10-K/A dari situs resmi EA, diketahui bahwa 5 petinggi EA yaitu CEO Andrew Wilson, CFO Stuart Canfield, President Laura Miele, CPO Mala Singh, dan CLO Jacob Schatz mendapatkan kompensasi yang besar di tahun fiskal 2026 ini.
Angka terbesar berasal dari sang CEO dimana dirinya mendapat gaji 1,3 Juta US Dollar dengan bonus dalam bentuk saham sebesar 28.484.829 US Dollar, kompensasi insentif non-equity sebesar 6,5 Juta US Dollar dan juga kompensasi lainnya sebesar 2.365.155 US Dollar dengan total gabungan sebesar 38.694.984 US Dollar.

Nilai fantastis lainnya juga hadir untuk CFO Stuart Canfield dengan total bonus 11,3 Juta US Dollar, President Laura Mielle 13,7 Juta US Dollar, CPO Mala Singh dengan 8,3 Juta US Dollar, dan CLO Jacob Schatz sebesar 8,4 Juta US Dollar.
Jika dibandingkan dengan 2 tahun sebelumnya, peningkatan untuk masing-masing petinggi ini cukup signifikan meskipun gaji mereka tidak begitu berubah. Dan perbandingan bonus Wilson dengan nilai tengah gaji karyawan EA saat ini adalah 305 kali lebih besar.
EA Tak Seperti Dulu Lagi?

EA sepertinya sudah cukup banyak berubah. Hal ini terlihat dari PHK yang dilakukan terhadap tim pengembang Battlefield meskipun game tersebut sukses besar. Hal ini berbanding terbalik dengan yang mereka lakukan di tahun 2019.
Pada tahun 2019, EA memiliki 2 game yang tidak memiliki performa bagus yaitu Anthem dan Battlefield V. Dan keputusan yang diambil bukanlah melakukan PHK melainkan Andrew Wilson dan petinggi EA waktu itu menolak bonus komisi mereka.
Tak hanya menolak, para petinggi pada tahun tersebut mereka hibahkan seutuhnya kepada seluruh karyawan yang berada di EA sebagai wujud filosofi studio dalam menilai hasil kinerja para eksekutif mereka.
Ketika dulu petinggi EA memilih untuk menintrospeksi diri mereka sendiri dibandingkan menyalahkan tim pengembang di bawah mereka, kini EA terlihat seperti melakukan kebalikan dari hal tersebut.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]
Javier Ferdano
Gamer, Weebs, Kpoper, Wrestling Marks, and Comic Nerds. Also Auto Chess Moderator and E-sport Caster. Formerly Known as Sultan Jepi.