gop-crypto.vip

Persebaya tempuh perjalanan darat-laut imbas erupsi Anak Krakatau - ANTARA News Jawa Timur

Kami berharap semuanya baik-baik saja dan kami bisa segera tiba di Surabaya

Surabaya (ANTARA) - Persebaya Surabaya harus menempuh perjalanan darat dan laut untuk kembali ke Surabaya, Jawa Timur, akibat terganggunya penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau, usai bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Kapten Persebaya Francisco Rivera mengatakan perjalanan menggunakan kapal laut di Indonesia menjadi pengalaman baru karena baru baginya.

“Ya, ini adalah pengalaman baru bepergian seperti ini ke Surabaya. Kami bisa memahami para penggemar yang melakukan perjalanan serupa untuk mendukung kami,” kata Rivera dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Minggu.

Tim Persebaya bertolak dari hotel di Lampung pada Minggu sekitar pukul 07.00 WIB menuju Pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang menuju Pelabuhan Merak, Banten.

Setibanya di Merak, rombongan tim akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Surabaya menggunakan bus melalui jalur darat.

Rivera berharap perjalanan yang ditempuh rombongan berjalan lancar sehingga tim dapat segera tiba di Surabaya.

“Kami berharap semuanya baik-baik saja dan kami bisa segera tiba di Surabaya,” ucapnya.

Sebelumnya, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat adanya sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan penutupan awal Bandara Soekarno-Hatta berlaku pada Minggu (6/9) pukul 01.30 hingga 05.30 WIB berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26. 

Data Kemenhub mencatat 33 penerbangan terdampak, termasuk penerbangan dari dan menuju Lampung serta penerbangan menuju Surabaya.

Penutupan operasional tersebut kemudian diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB karena sebaran abu vulkanik masih terdeteksi dan kondisi keselamatan penerbangan terus dipantau oleh otoritas terkait.

Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi yang menyebabkan sebaran abu vulkanik meluas ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Lampung.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.