Perkuat reformasi birokrasi, Staf Ahli Menteri tinjau pelayanan Imigrasi Belawan - ANTARA News Sumatera Utara
Medan (ANTARA) - Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Iwan Santoso, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Sumatera Utara, dalam rangka pengawasan pelaksanaan reformasi birokrasi.
Kedatangan Iwan disambut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk, didampingi perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara serta Kepala Rumah Detensi Imigrasi Medan.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan reformasi birokrasi berjalan optimal, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan inovasi pelayanan, serta pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian.
Dalam kunjungan itu, Iwan meninjau sejumlah fasilitas pelayanan, termasuk layanan Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan bekerja sama dengan Puskesmas Belawan.
Layanan tersebut menjadi salah satu inovasi pelayanan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat yang mengakses layanan keimigrasian.
Iwan kemudian meninjau ruang pelayanan, termasuk ruang tunggu dan booth wawancara, untuk melihat secara langsung proses pelayanan paspor kepada masyarakat.
Peninjauan dilanjutkan ke koperasi serta Ruang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) guna melihat kesiapan sarana pendukung dan pelaksanaan fungsi pengawasan serta penegakan hukum keimigrasian.
Iwan mengapresiasi komitmen Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan dalam menghadirkan berbagai inovasi pelayanan bagi masyarakat.
Dalam pengarahan kepada jajaran pegawai, Iwan menekankan pentingnya menjaga kekompakan sebagai fondasi dalam membangun organisasi yang profesional dan berintegritas.
Ia juga meminta setiap satuan kerja menerapkan manajemen risiko secara optimal agar berbagai potensi risiko dapat diidentifikasi, dimitigasi, dan ditangani secara bersama.
"Kekompakan merupakan modal utama dalam membangun organisasi yang profesional. Selain itu, setiap satuan kerja harus mampu menerapkan manajemen risiko dengan baik agar setiap potensi risiko dapat diidentifikasi, dimitigasi, dan ditangani secara bersama. Dengan demikian, reformasi birokrasi tidak hanya menjadi target, tetapi menjadi budaya kerja yang menghasilkan pelayanan publik yang semakin berkualitas," ujar Iwan.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk mengatakan jajaran yang dipimpinnya siap meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola organisasi.
"Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat implementasi reformasi birokrasi di setiap lini pelayanan. Arahan yang disampaikan Bapak Staf Ahli akan kami jadikan pedoman dalam meningkatkan profesionalisme, memperkuat manajemen risiko, serta menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas," katanya.
Eko mengatakan pihaknya juga berkomitmen menghadirkan inovasi yang memberikan kemudahan, kepastian, dan manfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari semangat Imigrasi untuk Rakyat.
Melalui kunjungan tersebut, pelaksanaan reformasi birokrasi di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan diharapkan semakin optimal sehingga dapat mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan peningkatan kualitas
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.