gop-crypto.vip

Perjuangan Amanda Manopo Hadapi Tantangan Menyusui, Nangis Pilih Susu Formula

Baca Juga: Ada Dugaan Pencemaran Nama Baik, Amanda Manopo Pilih Konsultasi Dulu dengan Polisi

​Istri dari pasangan hidupnya tersebut menceritakan bagaimana dirinya sempat dilanda kepanikan dan rasa sedih yang mendalam lantaran ASI tak langsung keluar di hari-hari pertama pasca persalinan.

​"Itu aku sampai nangis, senangis-nangisnya karena enggak keluar ASI-nya," kata Amanda Manopo dikutip dari kanal YouTube Raditya Dika, Senin (27/7/2026).

​Tantangan tak berhenti di situ. Kondisi kesehatan bayinya yang memiliki tingkat bilirubin tinggi (kuning) serta penolakan terhadap metode menyusui langsung (direct breastfeeding) makin menambah dilema.

​"Zack ini kan baby cowok ya, jadi aku kasih DBF (Direct Breastfeeding) dia ngamuk. Cuma waktu itu kan pas bilirubinnya juga masih tinggi kan," tuturnya.

​Demi memenuhi kebutuhan nutrisi dan memulihkan kesehatan bayinya, Amanda terpaksa mengambil keputusan berat untuk menyelingi asupan sang anak dengan susu formula sementara waktu.

Meski begitu, tekadnya untuk memberikan kolostrum atau tetesan ASI pertama tak pernah surut.

​"Mau enggak mau kita sempat kasih sufor tapi hanya less berapa hari doang. Habis itu aku usaha benar-benar usaha aku pijat terus sampai mau putus itu," ungkapnya.

​Amanda menyadari betul betapa krusialnya kolostrum bagi kekebalan tubuh bayi yang baru lahir.

"Aku usaha banget gimana karena kan memang yang paling penting adalah kolostrum, itu yang harus keluar dan itu yang paling bagus untuk imun baby," jelas Amanda.

​Beruntung, di tengah tekanan emosional tersebut, Amanda dikelilingi oleh keluarga yang sangat suportif. Kehadiran suami dan ibu mertua menjadi benteng penguat yang membuatnya tak merasa dihakimi.

​"Suami pun kalau misalkan 'ya udah kalau ASI enggak keluar, enggak apa-apa masih ada sufor kok yang bisa ngebantu,' dan itu tidak masalah juga," imbuhnya.

​Ia juga tak henti menyuarakan rasa syukurnya atas perhatian dari sang ibu mertua yang rajin menyiapkan nutrisi harian untuknya.

​"Support beneran, suami support dan apalagi mama mertua. Mama mertua tuh baik banget, dia menyiapkan semuanya dari makan, vitamin," puji Amanda.

Baca Juga: ​Selamat! Amanda Manopo Melahirkan Anak Pertama, Kenny Austin Umumkan Nama Buah Hati

​Bagi Amanda, menjaga kesehatan mental dan tidak membiarkan stres menguasai diri adalah kunci utama keberhasilannya melewati masa-masa krisis laktasi.

​"Positif banget, ternyata tuh memang paling yang benar-benar yang harus dipikirkan dari awal tuh jangan dibawa beban semuanya," tegasnya.

​Berkat konsistensi, pijat laktasi, dan suasana hati yang tenang, perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil manis.

Saat ini, pasokan ASI Amanda sudah sangat mencukupi.

​"Aku usaha banget gimana karena laktasi apa segala macam, puji Tuhan-nya sekarang ASI-nya banyak, banyak banget jadinya," katanya dengan nada lega.

​Guna memastikan kebutuhan asupan gizi Zack selalu terpenuhi secara terukur, ia memilih rutin memompa (pumping) ASI dan memberikannya lewat botol.

​"Kalau misalkan kita pakai botol, ketakar jadi kita tahu berapa mili yang harus dia minum," jelasnya.

​Perjalanan menjadi seorang ibu ini memberikan pelajaran hidup yang mendalam bagi Amanda.

Proses melahirkan dan menyusui mengubah cara pandangnya terhadap sosok ibu dan keajaiban sebuah kehidupan.

​"Aku menghidupkan satu manusia yang lahir benar-benar dari dalam diri aku, dia makan apa yang aku makan, aku dia tahu detak jantung aku, jadi kayak sedih (terharu) aja gitu," tutupnya.