Peringatan Baru BMKG, Waspada Hujan Lebat-Angin Kencang di Wilayah Ini
Daftar Isi
Jakarta, CNBC Indonesia - BMKG kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Indonesia untuk periode 3 hari ke depan, terhitung 9-11 September 2026. Dikutip dari laman Instagram resminya, BMKG memprakirakan hujan berskala sedang-lebat akan terjadi di beberapa wilayah.
Kondisi hujan sedang-lebat tersebut juga dapat disertai dengan angin kencang. Namun, tak ada wilayah yang diprakirakan akan mengalami hujan lebat-sangat lebat (Siaga), maupun hujan sangat lebat-ekstrem (Awas).
Berikut peringatan dini cuaca terbaru selengkapnya dari BMKG:
9 September 2026
WASPADA (Hujan Sedang - Lebat)
Wilayah: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Papua.
SIAGA (Hujan Lebat - Sangat Lebat)
Wilayah: Nihil.
AWAS (Hujan Sangat Lebat - Ekstrem)
Wilayah: Nihil.
Peringatan Dini Angin Kencang
Wilayah: Bali, Banten, Jawa Timur, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara.
10 September 2026
WASPADA (Hujan Sedang - Lebat)
Wilayah: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua Barat Daya.
SIAGA (Hujan Lebat - Sangat Lebat)
Wilayah: Nihil.
AWAS (Hujan Sangat Lebat - Ekstrem)
Wilayah: Nihil.
Peringatan Dini Angin Kencang
Wilayah: Aceh, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua Selatan.
11 September 2026
WASPADA (Hujan Sedang - Lebat)
Wilayah: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Barat Daya.
SIAGA (Hujan Lebat - Sangat Lebat)
Wilayah: Nihil.
AWAS (Hujan Sangat Lebat - Ekstrem)
Wilayah: Nihil.
Peringatan Dini Angin Kencang
Wilayah: Bali, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, Papua Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi dampak bencana hidrometeorologi, seperti genangan, luapan air sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," tulis BMKG melalui akun Instagram resminya.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]