Perilaku Konsumen Berubah, Personalisasi Kian Jadi Kebutuhan
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:40 WIB
Jakarta, VIVA – Setiap konsumen memiliki kebutuhan dan cara yang berbeda dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ada yang membutuhkan layanan yang dapat direncanakan sejak awal, ada yang mengutamakan fleksibilitas dalam menentukan pilihan, sementara sebagian lainnya mencari solusi yang praktis dan mudah digunakan. Perbedaan kebutuhan tersebut turut mengubah cara konsumen dalam memilih dan menggunakan layanan di tengah semakin kuatnya adopsi teknologi digital.
Baca Juga
Perubahan perilaku ini juga terlihat dari meningkatnya kebutuhan terhadap pengalaman yang lebih personal. Konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan kemudahan dalam mengakses sebuah layanan, tetapi juga mengharapkan pilihan yang relevan dengan kebutuhan, preferensi, serta kebiasaan mereka. Dengan semakin banyaknya aktivitas yang dilakukan melalui perangkat digital, pengalaman yang terasa lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing menjadi salah satu hal yang semakin diperhatikan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Studi menunjukkan bahwa 84 persen konsumen Indonesia memilih personalized offers, sementara 65 persen di antaranya lebih memilih menerima penawaran yang dipersonalisasi melalui aplikasi mobile. Angka tersebut menunjukkan bahwa personalisasi semakin berkaitan erat dengan kebiasaan konsumen dalam berinteraksi dengan layanan digital. Konsumen cenderung menginginkan pengalaman yang tidak seragam, melainkan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan situasi mereka.
Baca Juga
Tren tersebut kemudian mendorong pelaku industri untuk mengembangkan layanan digital yang tidak sekadar menjadi sarana transaksi, tetapi juga mampu memberikan lebih banyak pilihan dan fleksibilitas kepada konsumen. Aplikasi pun mulai berkembang menjadi bagian dari pengalaman konsumen, dengan berbagai layanan yang dapat diakses dalam satu platform sesuai kebutuhan masing-masing.
Perubahan inilah yang kemudian menjadi perhatian di sektor mobilitas digital. Kebutuhan konsumen yang semakin beragam mendorong hadirnya pendekatan yang lebih personal, mulai dari pilihan layanan hingga cara konsumen mengakses dan menggunakannya.
Baca Juga
Salah satu perusahaan yang menangkap perubahan tersebut adalah Bluebird Group melalui aplikasi MyBluebird. Melalui kampanye “MyBluebird, My Way”, perusahaan tersebut mengembangkan pendekatan yang memberikan pelanggan keleluasaan dalam memilih layanan sesuai kebutuhan, preferensi, dan ritme keseharian mereka.
Perusahaan taksi kenamaan tanah air ini juga beradaptasi dengan perubahan cara masyarakat bergerak selama lebih dari lima dekade. Berawal dari layanan taksi, perusahaan terus memperluas ekosistemnya untuk menjawab beragam kebutuhan mobilitas, mulai dari rental hingga layanan pengantaran.
Halaman Selanjutnya
Perkembangan tersebut berjalan beriringan dengan transformasi digital yang terus dilakukan. Pada 2011, perusahaan memperkenalkan Taxi Mobile Reservation, yang menjadi salah satu pionir teknologi reservasi taksi melalui perangkat BlackBerry dan menghadirkan kemudahan pemesanan secara digital.