Perairan di Sumut berpotensi gelombang tinggi pada 18-21 Oktober - ANTARA News Sumatera Utara
Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut sejumlah perairan di Sumatera Utara (Sumut) berpotensi diterjang gelombang tinggi pada 18 hingga 21 Oktober 2026 dampak angin kencang.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Dasmian Sulviani di Medan, Sabtu, mengatakan gelombang tinggi tersebut dapat terjadi di Perairan Barat Sumatera Utara, Perairan Timur Kepulauan Nias, Perairan Barat Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Batu, dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias.
Terdapat belokan angin di wilayah Sumatera bagian utara yang dapat mendukung terbentuknya awan-awan konvektif.
Pola angin di Sumatera bagian utara bertiup dari arah Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan berkisar 6 - 20 knot.
Terkait gelombang tinggi tersebut, nelayan yang menggunakan perahu kecil diminta waspada, terutama jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, demikian juga dengan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Sementara terkait cuaca pada Minggu (17/10), Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Defri Mandoza mengatakan pagi hari cuaca berpotensi hujan ringan di sebagian besar wilayah Sumatera Utara.
Pada siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang merata hampir di seluruh wilayah Sumatera Utara. Hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Samosir, dan sekitarnya.
Pada malam hari masih berpotensi hujan ringan hingga sedang merata. Hujan dengan intensi sedang dapat terjadi di Dairi, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Samosir, dan sekitarnya.
Sementara pada malam hari juga masih berpotensi hujan ringan hingga sedang, dimana hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Dairi, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat dan Tapanuli Tengah.
"Kepada masyarakat diimbau waspada terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur, dan lereng barat Sumatera Utara," katanya.
Pewarta: Juraidi
Editor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.