gop-crypto.vip

Pemprov NTT mengutuk keras penembakan KKB terhadap dua warga NTT

Pemprov NTT mengutuk keras penembakan KKB terhadap dua warga NTT

Jumat, 11 September 2026 09:36 WIB

Image Print

Sejumlah warga dan Kepala Dinas Provinsi NTT memberikan penghormatan terakgir kepada WIli Mbuik yang tiba di Bandara El Tari Kupang, Provinsi NTT, Jumat (11/9/2026). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Kupang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengutuk keras peristiwa penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap dua orang warga NTT yang mengabdi untuk warga Papua di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan,

“Kami mengutuk keras, tindakan biadab KKB terhadap warga NTT yang sudah menjadi korban,” kata Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma saat menyambut kedatangan Jenazah korban penembakan oleh KKB bernama Wili Mbuik, di Bandara El Tari Kupang, Jumat pagi.

Wili Mbuik merupakan seorang CPNS yang bekerja di Dinas Pertanian di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Dia merupakan satu dari tiga orang korban penembakan oleh KKB di daerah itu. Dari tiga orang itu, dua orang di antaranya adalah warga dari NTT, di mana satu orang beralamat di Rote Ndao dan satu orang lagi di Maumere.

Johni mengatakan tindakan penembakan yang berujung pada meninggalnya dua warga NTT itu menurut dia tidak bisa diterima, karena kedua warga NTT itu datang ke Papua untuk melayani warga di daerah tersebut.

“Mereka di sana bukan untuk berperang, tetapi mereka datang untuk mengabdi serta melayani masyarakat di daerah tersebut. Mengapa harus dibunuh?, “ ujar Johni.

Menurut dia, KKB boleh berjuang untuk kepentingan kemerdekaan mereka, namun jangan sampai membunuh warga sipil yang bertugas di daerah itu, apalagi merusak sejumlah fasilitas umum.

Johni menilai perbuatan yang dilakukan oleh KKB adalah perbuatan yang tidak manusiawi, serta tidak beragama.

“Kalian sangat biadab, terkutuk semuanya,” tegas Johni.

Johni juga berharap agar para pelaku penembakan itu bisa segera ditangkap oleh aparat keamanan yang tengah bertugas di Papua, serta mengadili mereka sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pantauan ANTARA di Bandara El Tari, saat peti jenazah Wili Mbuik tiba langsung diangkat oleh sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang sudah menunggu di bandara itu.

Sejumlah kepala dinas lingkup Provinsi NTT juga turut hadir dan memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Wili Mbuik yang langsung diberangkatkan menggunakan kapal ke Rote Ndao.

Beberapa keluarga dekat korban pun menangis dengan histeris saat jenazah tersebut tiba dan dimasukkan dalam kendaraan ambulans.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov NTT kutuk keras penembakan oleh KKB terhadap dua warga NTT

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.