gop-crypto.vip

Pemprov harap Sekolah Rakyat dibangun di delapan kabupaten dan satu kota di Papua

Pemprov harap Sekolah Rakyat dibangun di delapan kabupaten dan satu kota di Papua

Senin, 21 September 2026 12:18 WIB

Image Print

Gubernur Papua Matius D Fakhiri diwawancarai wartawan di Jayapura, Papua terkait manfaat Sekolah Rakyat terintegrasi.ANTARA/Yudhi Efendi.

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berharap Sekolah Rakyat terintegrasi dibangun di delapan kabupaten dan satu kota yang ada di provinsi tersebut guna guna meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah itu.

Gubernur Papua Matius D Fakhiri dalam keterangan tertulis di Jayapura, Sabtu, mengatakan Sekolah Rakyat merupakan program unggulan dari pemerintah dalam membantu pemenuhan pendidikan anak-anak ekonomi lemah di Indonesia, termasuk Papua.

“Kami sangat antusias dan menerima dengan baik Program Sekolah Rakyat terintegrasi mulai dari SD hingga SMA dalam satu kawasan bagi anak-anak Papua yang kategori ekonomi lemah dan berada di daerah pinggiran,” katanya.

Menurutnya, Papua sangat luas dan masih banyak kabupaten/kota di daerah ini yang tidak dapat menjangkau secara utuh pelayanan pendidikan bagi masyarakat, khususnya yang berada di pelosok.

“Melalui Program Sekolah Rakyat terintegrasi maka anak-anak tersebut memiliki harapan untuk bersekolah, memperoleh pendidikan yang baik, sehingga dapat membawa perubahan bagi masa depan mereka ke depan,” ujarnya.

Dia berharap pada tahun-tahun mendatang Sekolah Rakyat terintegrasi dapat terus dibangun sebanyak-banyaknya di Papua, sehingga membantu mempercepat pertumbuhan SDM di daerah ini.

“Kami harap Sekolah Rakyat dapat terus dibangun di Papua sebanyak-banyak supaya memberikan harapan bagi anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan yang baik mulai SD-SMA,” katanya.

Dia berharap pembangunan Sekolah Rakyat terintegrasi dapat dilakukan di delapan kabupaten dan satu kota di Papua, sehingga kesempatan bagi generasi muda Papua bersekolah semakin besar.

“Kami yakin dengan adanya program unggulan Bapak Presiden dan Wakil Presiden mengenai Sekolah Rakyat, generasi muda Indonesia di Papua dapat memperoleh manfaatnya karena peroleh pendidikan yang layak dan berkualitas secara gratis,” ujarnya.

Pembangunan tiga Sekolah Rakyat terintegrasi telah dimulai tahun 2025 oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura dan Kabupaten Biak Numfor, dengan target selesai pada Maret 2027.

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026