Pemnag Koto Baru Dharmasraya dukung warga terapkan pertanian hemat biaya
Pemnag Koto Baru Dharmasraya dukung warga terapkan pertanian hemat biaya
Kamis, 20 Agustus 2026 15:40 WIB
Kepala LKBN Antara Sumbar Ikhwan Wahyudi (dua kanan), Kepala PNM Unit Koto Baru Tania Cania Indri (kanan), Sekretaris Nagari Koto Baru Endriko (dua kiri) dalam sesi foto bersama di sela-sela pelatihan, Kamis (20/8). ANTARA/Ilka Jensen
Pulau Punjung (ANTARA) - Pemerintah Nagari (Pemnag) Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mendukung masyarakat setempat menerapkan pertanian hemat biaya guna meningkatkan efisiensi produksi dan mendukung ketahanan pangan nasional.
"Kita ketahui ketahanan pangan ini bukan soal luas, tetapi bagaimana cara memanfaatkan lahan produktif untuk memenuhi kebutuhan, minimal dimulai dari lingkungan keluarga," kata Sekretaris Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto, Endriko, di Pulau Punjung, Kamis.
Hal itu disampaikan Seknag saat membuka pelatihan Program Mba Maya (Membina dan Memberdaya) yang merupakan kolaborasi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan LKBN ANTARA Biro Sumatera Barat.
Ia mengatakan ketahanan pangan merupakan salah satu program yang terus didorong pemerintah saat ini.
Menurutnya, masyarakat tidak harus memiliki lahan yang luas untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan, tetapi dapat memanfaatkan lahan produktif yang tersedia secara optimal.
Ia menyampaikan terima kasih kepada PNM dan LKBN ANTARA Biro Sumatera Barat yang telah memilih Kantor Wali Nagari Koto Baru sebagai tempat pelaksanaan pelatihan.
"Semoga pelatihan ini memberikan manfaat dan dapat diterapkan dalam kegiatan pertanian masyarakat Nagari Koto Baru, khususnya dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi," ujarnya.
Sementara, Kepala Unit PNM Koto Baru, Tania Cania Indri mengatakan kegiatan itu bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya masyarakat yang bergerak di bidang pertanian.
Melalui program Mba Maya, kata dia PNM bersama ANTARA diharapkan dapat terus memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat agar semakin memahami pengelolaan usaha, meningkatkan efisiensi produksi, serta mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari Penyuluh Pertanian Kabupaten Dharmasraya mengenai teknik pertanian yang efisien dan upaya menekan biaya produksi.
Selain pelatihan, PNM dan ANTARA juga membagikan paket sembako kepada 35 peserta pelatihan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.