Pemkot Palu: Penilaian IKD upaya evaluasi penanggulangan bencana
Pemkot Palu: Penilaian IKD upaya evaluasi penanggulangan bencana
Kamis, 1 Oktober 2026 12:23 WIB
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin. ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu
Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah mengatakan penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) menjadi bagian dari upaya evaluasi dan perbaikan penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah ini.
“Setiap kegiatan yang menyangkut penilaian, jangan kita anggap hanya untuk menggugurkan kewajiban atau formalitas belaka. Karena ini dilakukan setiap tahun dan setiap tahun menjadi bahan evaluasi bagi kita semua,” kata Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin di Palu, Kamis.
Ia menyampaikan hal tersebut pada kegiatan Seminar Akhir Penilaian IKD Kota Palu. Seminar akhir merupakan bagian dari rangkaian penyusunan dokumen IKD yang dilaksanakan sebagai instrumen evaluasi tahunan terhadap kapasitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi potensi bencana.
Menurut dia, penilaian IKD penting untuk melihat perkembangan kapasitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan penanggulangan bencana.
Pada penilaian 2026, capaian sementara IKD Kota Palu berada pada angka 0,81. Nilai tersebut meningkat dibandingkan capaian 2025 sebesar 0,74 dan telah melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD Kota Palu tahun 2026 sebesar 0,76.
Capaian tersebut diperoleh setelah melalui tahapan seminar awal pada 15 September 2026 hingga seminar akhir pada 30 September 2026.
Meski demikian, capaian 0,81 tersebut masih merupakan hasil sementara karena masih harus melalui proses verifikasi oleh BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Wakil Wali Kota berharap hasil sementara tersebut dapat menjadi hasil akhir setelah seluruh proses verifikasi selesai dilakukan.
Ia mengatakan ketahanan bencana bukan hanya menjadi tugas BPBD, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.
Karena itu, ia mendorong agar koordinasi dan kolaborasi lintas sektor terus diperkuat, sehingga berbagai upaya mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan, hingga pemulihan pascabencana dapat berjalan secara terpadu.
Pemkot Palu, kata dia, berharap hasil penilaian IKD dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai perkembangan ketahanan daerah sekaligus menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan penanggulangan bencana ke depan.
Ia melanjutkan dengan penguatan kolaborasi antarsektor dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Kota Palu diharapkan semakin siap dalam menghadapi potensi bencana serta mampu membangun sistem ketahanan daerah yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026