Pemkot Mataram perketat patroli imbas aksi kriminal viral
Mari kita jaga bersama agar tidak ada peristiwa menonjol yang memberi dampak kurang baik bagi daerah.
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat patroli serta pengawasan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menyusul aksi kriminal yang terjadi dan viral melalui media sosial.
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana saat ditemui di Mataram, Selasa, mengatakan peningkatan patroli sebagai langkah pencegahan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di lokasi yang menjadi titik kumpul dan interaksi warga.
"Keamanan dan ketertiban merupakan investasi penting bagi proses pembangunan kota," ujarnya menyikapi aksi pembacokan yang terjadi di Lapangan Sangkareang pada akhir pekan lalu.
Mohan menilai sejumlah peristiwa pelanggaran hukum yang terjadi di titik kumpul warga dan kemudian menjadi perhatian di media sosial berpotensi memberikan citra kurang baik bagi Kota Mataram.
Menurut dia, pengawasan terhadap situasi dan aktivitas masyarakat di tempat-tempat yang menjadi titik kumpul warga untuk berinteraksi sosial dapat meminimalkan potensi gangguan kamtibmas.
Pemerintah Mataram melakukan patroli dengan melibatkan unsur TNI dan Polri. Kegiatan pengawasan diarahkan ke berbagai titik keramaian, termasuk untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban saat malam hari.
"Kami akan memperketat pengawasan baik secara langsung maupun tidak (langsung)," kata Mohan.
Lebih lanjut dia memastikan kondisi Kota Mataram saat ini tetap terkendali dan tidak dalam status darurat, sehingga langkah yang diambil berfokus pada tindakan korektif, pengawasan berkala, serta pencegahan.
Situasi keamanan secara umum masih terkendali membuat pemerintah tidak perlu melakukan pengawasan ketat di pintu-pintu masuk wilayah kota.
"Keamanan dan ketertiban jadi investasi berharga untuk perkembangan kota ke depan. Mari kita jaga bersama agar tidak ada peristiwa menonjol yang memberi dampak kurang baik bagi daerah," pungkas Mohan.
Baca juga: Mataram belum masuk wilayah terdampak awas kekeringan
Baca juga: Polisi telusuri peran orang lain dalam kasus pembunuhan mahasiswi di Mataram
Baca juga: Dishub Mataram memetakan titik parkir baru tingkatkan PAD
Pewarta : Nirkomala
Editor:
Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026