Pemkot Bogor lakukan penataan kawasan sekitar stasiun agar lebih nyaman - ANTARA News Megapolitan
Kota Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, akan menata kawasan sekitar Stasiun Bogor, meliputi Jalan Paledang, Jalan Mayor Oking, dan Jalan MA Salmun, agar lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Kota Bogor, Selasa, mengatakan penataan dilakukan secara bertahap sebagai tindak lanjut pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang sekaligus menyesuaikan perubahan di kawasan Stasiun Bogor.
"Penataan ini harus kita sesuaikan dengan perubahan yang ada di dalam Stasiun Besar Bogor. Jika Jalan Paledang rapi, bersih, dan nyaman, maka penumpang dari luar bisa berjalan kaki menuju BTM atau Pintu Satu Kebun Raya Bogor," kata Dedie.
Dia menambahkan penataan juga dilakukan ke arah Panaragan hingga Jembatan Merah agar masyarakat cukup berjalan kaki, sehingga makin banyak bergerak dan hidup sehat.
Ia menjelaskan kawasan tersebut merupakan salah satu titik strategis karena menjadi bagian dari kawasan Bogor Line dengan aktivitas masyarakat yang cukup padat.
Menurut Dedie, jumlah pengguna jasa kereta api di Stasiun Bogor yang mencapai sekitar 110 ribu penumpang setiap hari menjadi pertimbangan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas kawasan sekitar stasiun agar lebih ramah bagi pejalan kaki.
Ia menambahkan penataan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Saat melakukan kegiatan korvei dan penanaman pohon di kawasan Jalan Paledang dan Sungai Cipakancilan, Dedie bersama jajaran Pemkot Bogor menemukan sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) serta paku yang tertancap pada pohon di sepanjang jalan tersebut.
Paku-paku tersebut dicabut, sementara lapak PKL yang tidak semestinya dibongkar dan diangkut menggunakan truk pengangkut sampah sebagai bagian dari upaya penataan kawasan.
Dedie menjelaskan langkah tersebut menjadi bagian dari penataan Jalan Paledang, Jalan Mayor Oking, dan Jalan MA Salmun agar kawasan tersebut tampak lebih rapi dan cantik.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.