Pemkab Simeulue pastikan beras bantuan penuhi standar mutu - ANTARA News Aceh
Simeulue (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue memastikan beras program bantuan pangan cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk masyarakat di kabupaten kepulauan tersebut memenuhi standar mutu dan kuantitas.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue Kasirman di Simeulue, Jumat, mengatakan beras tersebut merupakan bantuan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
"Kami memastikan beras bantuan pangan tersebut memenuhi standar kualitas dan kuantitas. Total beras bantuan pangan tersebut mencapai 146,18 ton dan saat ini berada Gudang Perum Bulog di Desa Linggi, Kecamatan Simeulue Timur," katanya.
Kasirman mengatakan beras tersebut segera disalurkan kepada 14.618 penerima bantuan pangan (PBP) yang tersebar di 10 kecamatan. Bantuan pangan tersebut disalurkan untuk periode Juni hingga September 2026.
Ia menjelaskan keberhasilan program bantuan pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan beras, tetapi juga sinergi pemerintah daerah, Perum Bulog, pemerintah kecamatan, hingga aparatur desa, dalam mengawal proses distribusi sampai kepada masyarakat penerima manfaat.
Baca: Bulog: Persediaan beras di pulau terluar Aceh cukup
"Kami sudah mengunjungi gudang penyimpanan beras dan melihat langsung kondisinya. Beras tersebut memenuhi standar mutu dan kuantitasnya serta segera disalurkan kepada penerima manfaat," katanya.
Kunjungan ke gudang tersebut, kata dia, merupakan pengawasan langsung dan langkah penting untuk memastikan bantuan pangan yang disiapkan pemerintah benar-benar memenuhi standar sebelum diterima masyarakat.
"Kami ingin beras yang diterima masyarakat benar-benar layak konsumsi, kualitasnya terjamin, jumlahnya sesuai alokasi, serta disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran," kata Kasirman.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog Simeulue M Hafizuddin, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga mutu beras sejak diterima di gudang hingga proses distribusi.
"Sistem penyimpanan sesuai standar operasional untuk meminimalkan risiko kerusakan akibat kelembaban, serangan hama, maupun faktor lain yang dapat mempengaruhi kualitas beras," kata M Hafizudin.
Baca: Sebanyak 80 persen bantuan pangan masyarakat Pulau Simeulue tersalurkan
Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.