gop-crypto.vip

Pemkab SBT perkuat posyandu sebagai pusat pelayanan dan kebutuhan dasar masyarakat - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, memperkuat peran pos pelayanan terpadu (posyandu) sebagai pusat pelayanan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri saat dihubungi dari Ambon, Sabtu, mengatakan transformasi posyandu menjadi langkah strategis pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, terpadu, dan mudah dijangkau masyarakat.

“Transformasi posyandu merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjadikan posyandu tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga sebagai pusat pelayanan masyarakat,” kata dia.

Ia menjelaskan, melalui inovasi “Walang Posyandu Enam SPM”, pelayanan posyandu diarahkan untuk mendukung enam bidang pelayanan sesuai standar pelayanan maksimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban masyarakat, serta sosial.

Menurut dia, penguatan fungsi tersebut diharapkan dapat membuat Posyandu menjadi ruang pelayanan publik yang mampu menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat secara lebih menyeluruh.

“Melalui inovasi Walang Posyandu Enam SPM, saya berharap layanan kepada masyarakat semakin dekat, terpadu, mudah dijangkau, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.

Fachri mengajak masyarakat memanfaatkan posyandu sebagai tempat untuk memperoleh informasi dan pelayanan yang dibutuhkan, sekaligus meningkatkan keterlibatan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan dasar setiap anggota keluarga.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua membawa anak secara aktif ke posyandu untuk memperoleh pemantauan dan pelayanan yang diperlukan sejak dini.

Selain itu, remaja diharapkan mendapatkan edukasi kesehatan yang tepat, sementara keluarga perlu memperhatikan kesehatan seluruh anggotanya. Kelompok lanjut usia juga menjadi bagian yang perlu mendapatkan perhatian dan pelayanan sesuai kebutuhannya.

“Orang tua diharapkan aktif membawa anak ke posyandu, remaja memperoleh edukasi kesehatan yang tepat, keluarga memperhatikan kesehatan anggotanya, dan masyarakat lanjut usia juga mendapatkan perhatian serta pelayanan yang sesuai,” kata dia.

Dengan perluasan fungsi tersebut, Pemkab SBT mendorong posyandu tidak sekadar menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi berkembang sebagai simpul pelayanan masyarakat di tingkat paling dekat dengan warga.

Langkah itu sekaligus diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan dasar dan memperkuat peran pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar warga dapat dilayani secara terpadu.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.