Pemkab Paluta salurkan 40 unit alsintan untuk tingkatkan produktivitas pertanian - ANTARA News Sumatera Utara
Padang Lawas Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Provinsi Sumatera Utara menyerahkan 40 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah itu.
Wakil Bupati Padang Lawas Utara Basri Harahap saat menyerahkan bantuan di halaman Kantor Bupati, Jumat, mengatakan alsintan tersebut terdiri atas lima unit traktor roda empat, 25 unit pompa air, dan 10 unit power thresher yang akan dimanfaatkan kelompok tani di sejumlah kecamatan.
Menurut Basri, bantuan tersebut merupakan dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian untuk mempercepat mekanisasi pertanian sekaligus meningkatkan hasil produksi petani.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada Kabupaten Padang Lawas Utara. Jika dimanfaatkan dengan baik, Insya Allah ke depan kita akan memperoleh tambahan bantuan lagi," katanya.
Ia menegaskan seluruh alsintan disalurkan kepada kelompok tani, bukan kepada perorangan, sehingga pemanfaatannya harus dilakukan secara bersama sesuai ketentuan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh anggota kelompok.
Basri juga meminta pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) bersinergi mengawasi pemanfaatan serta perawatan alsintan agar tetap berfungsi optimal dalam mendukung peningkatan produksi pertanian.
Pemerintah Kabupaten Paluta, lanjut dia, akan terus berupaya memperjuangkan tambahan bantuan alsintan dari pemerintah pusat guna memenuhi kebutuhan mekanisasi pertanian di daerah.
Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Paluta beserta jajaran, pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, para camat, kepala desa, koordinator BPP, penyuluh pertanian lapangan, dan ketua kelompok tani penerima bantuan.
Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.