gop-crypto.vip

Pemkab Padang Pariaman salurkan bantuan darurat bagi korban kebakaran Pasar Kayu Tanam

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak kebakaran Pasar Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam guna memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Padang Pariaman Rahmat Hidayat didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman di lokasi pengungsian korban di Nagari Kayu Tanam, Kamis.

"Musibah ini tentu menjadi ujian bagi kita semua. Saya mengajak seluruh masyarakat yang terdampak untuk tetap sabar dan kuat," kata Rahmat di 2x11 kayu Tanam, Kamis.

Wabup Padang Pariaman mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendampingi masyarakat hingga seluruh proses penanganan dan pemulihan pasca kebakaran selesai.

Ia menegaskan Pemkab Padang Pariaman tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi musibah tersebut sendirian. Oleh karena itu pihaknya akan terus hadir bersama korban mulai dari penanganan darurat hingga proses pemulihan nantinya.

Ia menyampaikan seluruh kepala keluarga terdampak menerima jenis bantuan yang sama sebagai bentuk pemerataan pelayanan kepada korban kebakaran.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, 'family kit', 'hygiene kit', selimut, kasur, tikar, paket rendang, serta berbagai perlengkapan lain yang dibutuhkan selama masyarakat masih berada di lokasi pengungsian.

Ia menyampaikan bantuan tersebut berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial yang tersimpan di gudang BPBD Padang Pariaman serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setempat.

Pemerintah daerah, lanjutnya akan terus memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat dipenuhi selama masa tanggap darurat, sembari menyiapkan langkah-langkah pemulihan bagi para pedagang dan masyarakat yang kehilangan tempat usaha maupun tempat tinggal.

Sebelumnya, sebanyak 15 kios di Pasar Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat terbakar sekitar pukul 10.00 WIB dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar.

"Kebakaran kemungkinan ledakan gas, karena ada warga yang mendengar suara ledakan di salah satu warung," kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman Rifki Monrizal di Parik Malintang.

Meskipun warga mendengar adanya suara ledakan namun ia menyampaikan pihak berwajib masih menangani penyebab pasti kebakaran itu.

Ia mengatakan penyebab api cepat menyebar ke kios lainnya karena angin kencang menimpa daerah itu. Diketahui Padang Pariaman dan sekitarnya dalam beberapa hari sebelumnya ditimpa angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.