Pemkab Lombok Timur mendukung pengembangan rumput laut sargassum
Lombok Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong pemerintah pusat untuk mengembangkan potensi rumput laut jenis sargassum yang banyak ditemukan di kawasan Teluk Ekas Kecamatan Jerowaru.
"Rumput laut jenis sargassum memiliki potensi ekonomi cukup besar yang dapat dimanfaatkan di sektor pertanian, antara lain sebagai bahan pupuk, baik dalam bentuk cair maupun padat," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lombok Timur M Tasywirudin di Lombok Timur, Senin.
Ia mengatakan rumput laut memiliki banyak manfaat, baik yang dibudidayakan maupun yang tumbuh secara alami.
"Manfaat rumput laut banyak sekali, baik rumput laut yang dibudidayakan maupun yang tumbuh alami," ucapnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya Desa Seriwe dan Desa Ekas Buana menjadi salah satu sentra budi daya rumput laut di kawasan Ekas. Namun, saat ini sebagian besar masyarakat lebih memilih membudidayakan lobster, karena dinilai memberikan keuntungan lebih besar.
"Akibatnya, hanya beberapa kelompok yang masih bertahan membudidayakan rumput laut," katanya.
"Sejauh ini, sargassum yang tumbuh alami di kawasan Teluk Ekas belum dibudidayakan secara khusus oleh masyarakat," katanya.
Melihat kandungan dan potensi tersebut, DKP Lombok Timur kini berupaya meningkatkan nilai tambah sargassum dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Kami sedang mencoba komunikasi dengan pemerintah pusat, supaya kita diberikan fasilitas atau teknologi untuk ekstrak sitokinin dari sargassum itu, atau dikembangkan menjadi produk yang lebih bernilai," ujarnya.
Keberadaan laboratorium tersebut diharapkan dapat mendukung penelitian dan pengembangan berbagai jenis rumput laut, sehingga dapat menghasilkan produk dengan nilai jual lebih tinggi.
Sementara itu, untuk rumput laut yang selama ini dibudidayakan masyarakat, DKP Lombok Timur juga tengah menjajaki kerja sama dengan salah satu BUMD di Kabupaten Sumba Timur yang bergerak dalam pengolahan rumput laut.
"Sekarang ini sedang kita jajaki pengiriman rumput laut ke Sumba Timur. Karena di Sumba Timur mereka punya BUMD pengolahan rumput laut," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026