gop-crypto.vip

Pemkab Kutai Timur siapkan delapan hektare lahan untuk Sekolah Rakyat - ANTARA News Kalimantan Timur

Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur, Kalimantan Timur, menyiapkan lahan seluas delapan hektare di kawasan Simono, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Asisten I Bidang Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kutai Timur (Kutim) Trisno di Sangatta, Senin, mengatakan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat terus dipercepat dengan pemenuhan sejumlah persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Lahan seluas delapan hektare tersebut telah melalui proses pembersihan atau land clearing. Pemerintah daerah juga telah melakukan pendataan calon penerima manfaat yang berasal dari kelompok kesejahteraan terbawah yakni Desil 1 dan 2.

"Capaian proses Sekolah Rakyat di Kutim saat ini, ukurannya bukan hanya dari sisi bangunan, tapi juga dari kewenangan pemerintah daerah dalam menyiapkan program. Dari sisi kewenangan daerah, saya pikir capaian saat sudah sekitar 70 persen," katanya.

Ia menjelaskan sejumlah dokumen pendukung telah disiapkan, termasuk kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang, sementara dukungan kebutuhan dasar seperti air bersih, listrik, dan jaringan internet, juga mulai dipersiapkan.

Kondisi terkini pihaknya masih menyelesaikan sejumlah persyaratan teknis, antara lain sertifikasi lahan melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN), uji tanah, serta pematangan lahan melalui pekerjaan cut and fill.

"Kami bahkan telah meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kota Samarinda sebagai bahan pembelajaran untuk memastikan kesiapan lokasi di Kutim sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat," kata Trisno.

Ia juga mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program yang pembagian kewenangan melibatkan pemerintah pusat dan daerah.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan menangani penyelenggaraan dan operasional program, termasuk pemrograman dan penganggaran. Sementara pemerintah daerah bertugas menyiapkan kebutuhan awal lokasi serta membantu menjangkau calon peserta didik.

"Sekolah Rakyat tidak hanya diarahkan untuk menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tapi juga menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, sehingga kami sangat serius mendorong program ini," katanya.

Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.