Pemkab Banyuwangi dan JFF gelar operasi mata katarak gratis - ANTARA News Jawa Timur
Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Yayasan John Fawcett Foundation atau JFF kembali menggelar operasi mata katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu pada 13-18 Oktober 2026.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa kerja sama layanan kesehatan mata yang telah berjalan selama 12 tahun itu, secara khusus menyasar masyarakat terutama dari keluarga kurang mampu agar bisa mengakses pelayanan kesehatan mata tanpa terbebani biaya.
"Terima kasih PMI dan John Fawcett Foundation yang konsisten memberikan layanan ini, dan harapan kami kolaborasi ini bisa terus berkelanjutan, sehingga semakin banyak warga yang terbantu mendapatkan kembali penglihatannya," kata Ipuk saat membuka kegiatan di Kantor PMI Banyuwangi, Selasa.
Menurutnya, peningkatan derajat kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak, dan kolaborasi pemerintah, organisasi kemanusiaan, tenaga medis dan berbagai elemen masyarakat menjadi penting agar layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Selama 12 tahun kolaborasi Pemkab Banyuwangi, PMI dan John Fawcett Foundation, katanya, tercatat sebanyak 4.869 masyarakat mendapatkan kembali penglihatannya setelah mengikuti layanan operasi mata katarak gratis tersebut.
"Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, akan tetapi kami juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan secara berkala, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini agar kesehatan tetap terjaga," tutur Bupati Ipuk.
Ia menyebutkan, hingga saat ini tercatat sebanyak 817 warga telah mendaftar layanan kesehatan mata gratis tersebut, dan sekitar 450 orang pasien akan menjalani operasi katarak.
"Selain operasi katarak, bakti sosial ini juga menyediakan berbagai layanan kesehatan mata, seperti pemeriksaan mata gratis bagi 1.500-2.000 orang, penanganan 800 pasien dengan gangguan refraksi, pemberian 500 botol obat mata, serta penggantian bola mata palsu atau protesa bagi 15-20 orang pasien," katanya.
Sementara Project Manager JFF, Komang Wardhana mengatakan dalam kegiatan itu melibatkan sembilan dokter spesialis mata, 32 tenaga medis, serta relawan dari Dinas Kesehatan, PMI, serta berbagai unsur lintas sektor.
"Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan senantiasa memberikan manfaat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Banyuwangi," katanya.
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.