Pemkab Bangka Barat perkuat kolaborasi pembangunan tenaga kerja - ANTARA News Bangka Belitung
Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Gerakan Tani Muda Nusantara (Gertanusa) memperkuat kolaborasi untuk pembangunan ketenagakerjaan di daerah.
"Kami mengapresiasi Sekjen Kemnaker RI (Cris Kuntadi-red) yang hari ini hadir langsung ke Bangka Barat untuk membahas berbagai permasalahan terkait upaya pemerintah pusat dalam memperkuat pembangunan ketenagakerjaan di daerah ini," kata Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Abimanyu di Mentok, Kamis.
Menurut dia, pertemuan itu menjadi ruang kolaborasi strategis untuk mempertemukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang mampu menjawab tantangan dunia kerja.
Ia mengatakan Bangka Barat memiliki potensi ekonomi besar di sektor pertambangan, perkebunan, perikanan, pariwisata, usaha mikro dan kecil yang masih membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang produktif dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Pemkab Bangka Barat berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui penguasaan pendidikan dan pelatihan untuk mengembangkan kewirausahaan dan kekuatan hubungan sosial antara pekerja dan perusahaan.
"Kita terus berupaya agar mendapatkan dukungan sarana dan prasarana untuk pengembangan Balai Latihan Kerja agar mampu meningkatkan kualitas pelatihan, memperkuat perlindungan tenaga kerja, sekaligus mendorong lahirnya lembaga sosial yang siap menghadapi tantangan ekonomi dan transformasi digital," katanya.
Pertemuan ini merupakan komitmen pemerintah pusat dengan pemerintah daerah yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dan kerja sama dalam pembangunan ekosistem kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan industri dalam pengembangan SDM, ketenagakerjaan, dan kewirausahaan berbasis potensi daerah.
Ketua Dewan Pembina Gerakan Tani Muda Nusantara (Gertanusa) yang juga Anggota DPD RI Zuhri Muhammad Syazali mengatakan kolaborasi ini merupakan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguatan kewirausahaan, hilirisasi industri, pembangunan berbasis desa dan ekonomi hijau dan biru sebagai agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut dia, "Kemnaker Connect Bangka Belitung 2026" menjadi momentum untuk menerjemahkan arah kebijakan nasional ke dalam program-program nyata yang bersifat kolaborasi dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
"Dalam implementasinya, Gertanusa akan membangun beberapa pilar utama kolaborasi," ujarnya.
Pilar kolaborasi tersebut, antara lain adalah GTN Agri Talent Center yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan vokasi berbasis kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, program pengembangan kemampuan/keahlian kerja dan pengembangan keahlian baru untuk bidang kerja, sertifikasi kompetensi, magang industri, hingga penempatan kerja di sektor strategis seperti pertanian modern, perikanan, digitalisasi, kecerdasan buatan dan "Green Jobs" atau pekerjaan ramah lingkungan yang secara langsung mendukung pelestarian alam, pengurangan emisi karbon, dan efisiensi energi, seperti bidang energi terbarukan, pengelolaan limbah dan pertanian berkelanjutan.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.