Pemerintah siapkan berbagai bantuan untuk masyarakat hingga akhir 2026
Pemerintah siapkan berbagai bantuan untuk masyarakat hingga akhir 2026
Kamis, 1 Oktober 2026 07:17 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) dan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan isi rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dalam sesi jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (30/9/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu, membahas sejumlah program bantuan yang disiapkan oleh pemerintah untuk disalurkan kepada masyarakat sampai dengan akhir tahun 2026.
Bantuan-bantuan tersebut mencakup bantuan beras 10 kilogram untuk 3 bulan yang diberikan satu kali mulai bulan Oktober 2026, kemudian pembukaan rekening warga negara di atas 17 tahun untuk mereka yang berasal dari kategori Desil 1 (miskin ekstrem) hingga Desil 4 (rentan miskin), dan terakhir subsidi upah yang diberikan sebanyak satu kali untuk tiga bulan.
"Hari ini rapat dengan Bapak Presiden terkait dengan program-program, bantuan pemerintah yang disiapkan untuk Kuartal IV. jadi, tadi dibahas program untuk Kuartal IV, antara lain pembukaan rekening kepada warga negara yang di atas 17 tahun, dan diarahkan pada Desil 1 sampai dengan Desil 4. Nanti angkanya sedang di cross check dengan kementerian terkait," kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan isi rapat dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu malam.
Airlangga melanjutkan bantuan kedua, yaitu bantuan pangan yang akan diberikan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat.
"Yang kedua, konfirmasi bantuan pangan yang besarnya 10 kilogram untuk 3 bulan, dan nanti akan diserahkan satu kali untuk Oktober dan Desember, dan ini diberikan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat. Ini desilnya 1 sampai 4," ujar Airlangga.
Ia melanjutkan besaran anggaran yang dialokasikan untuk bantuan pangan tersebut kurang lebih sebesar Rp17,5 triliun.
Bantuan ketiga, Airlangga menyampaikan, pemerintah mempersiapkan kembali subsidi upah untuk disalurkan pada Kuartal IV/2026.
"Pemerintah akan memberikan lagi bantuan subsidi upah, di mana bantuan subsidi upah ini diberikan satu kali untuk tiga bulan, dan per bulannya sebesar Rp300.000, dan ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja," kata Airlangga.
Dia menambahkan kebutuhan anggaran untuk subsidi upah itu hampir mencapai Rp12 triliun.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Digital Farida Dewi Maharani menyampaikan bahwa digitalisasi dalam penyelenggaraan layanan perlindungan sosial atau Perlinsos menuai respons positif dari masyarakat.
"Berdasarkan pemantauan yang kami lakukan, sekitar 70 sampai 80 persen responden menunjukkan ketertarikan dan penerimaan positif terhadap layanan ini," katanya kepada ANTARA pada Rabu.
"Secara umum, respons masyarakat positif dan mereka merasa terbantu dengan adanya digitalisasi perlindungan sosial," kata Dewi.
Penerapan sistem digital Perlinsos dapat memangkas birokrasi dalam penyelenggaraan program bantuan sosial pemerintah bagi warga yang membutuhkan.
Sistem digital tersebut memungkinkan warga mengakses layanan tanpa harus mengantre, melalui proses panjang, dan mengeluarkan ongkos transportasi.
"Yang cukup menarik, semakin banyak masyarakat yang mulai penasaran dan ingin mencoba Perlinsos. Ini menunjukkan adanya kebutuhan terhadap layanan perlindungan sosial yang lebih mudah diakses dan lebih transparan," ujar Dewi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo pimpin ratas bahas bantuan untuk masyarakat hingga akhir 2026
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.