gop-crypto.vip

Pemerintah kerahkan 12.880 personel gabungan atasi karhutla - ANTARA News Kalimantan Timur

Seluruh personel yang dikerahkan ini senantiasa bertugas melakukan pemantauan titik panas, pemeriksaan lapangan, hingga pemadaman darat yang disesuaikan dengan kondisi setempat

Samarinda (ANTARA) - Pemerintah secara resmi telah mengerahkan sebanyak dua belas ribu delapan ratus delapan puluh personel gabungan untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan.

"Operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan Ristianto Pribadi dari keterangan yang diterima di Samarinda, Jumat.

Belasan ribu personel tangguh tersebut disebar secara khusus untuk berfokus pada tiga provinsi prioritas yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Satuan tugas lapangan ini terdiri atas berbagai macam unsur mulai dari jajaran kementerian, aparat kepolisian, prajurit militer, hingga barisan relawan masyarakat peduli api.

"Seluruh personel yang dikerahkan ini senantiasa bertugas melakukan pemantauan titik panas, pemeriksaan lapangan, hingga pemadaman darat yang disesuaikan dengan kondisi setempat," paparnya.

Selain memperkuat barisan pasukan darat, pemerintah juga terus meningkatkan kemampuan petugas melalui penambahan berbagai sarana serta prasarana pemadaman yang memadai.

Salah satu langkah taktis yang paling gencar dilakukan saat ini adalah pembangunan sekaligus pengaktifan sumur bor pada sejumlah wilayah prioritas.

"Langkah pembuatan sumur bor ini menjadi sangat penting mengingat ketersediaan sumber air permukaan untuk pemadaman semakin terbatas seiring berlanjutnya kondisi kering," tambahnya.

Keberadaan infrastruktur sumber air tambahan tersebut dipastikan pihaknya mampu memperpendek jarak pengambilan pasokan sekaligus menjaga kesinambungan proses pembasahan di lahan gambut.

Karakteristik lahan gambut memang memungkinkan bara api dapat terus bertahan lama di bawah permukaan sehingga berpotensi menyala kembali apabila tidak didinginkan.

"Oleh karena alasan tersebut, pemerintah selalu menempatkan tahapan pemadaman sekaligus pendinginan sebagai bagian krusial yang tidak terpisahkan dari operasi ini," tegas Ristianto.

Lebih lanjut, segala pergerakan arah personel serta distribusi peralatan diatur secara terpusat melalui posko terpadu demi memastikan penanganan berjalan efektif dan akurat.

Langkah operasi tersebut juga senantiasa mendapat dukungan penuh dari udara yang disiagakan dengan melibatkan armada helikopter patroli maupun pesawat pengebom air.

Dengan adanya koordinasi lintas sektor dan ketersediaan air yang memadai, pemerintah berharap respons penanganan karhutla di lapangan dapat terus berlangsung cepat.

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.