Pelti dorong kehadiran lebih banyak petenis di Liga Tenis Indonesia
Pelti dorong kehadiran lebih banyak petenis di Liga Tenis Indonesia
Minggu, 9 Agustus 2026 15:51 WIB
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) Andi Fajar (tengah) beserta jajaran berfoto bersama dalam final Liga Tenis Indonesia 2026 Seri 1 di Jakarta, Minggu (9/8/2026). ANTARA/Arindra Meodia
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) berharap lebih banyak petenis nasional ambil bagian pada seri berikutnya Liga Tenis Indonesia 2026 setelah penyelenggaraan Seri 1 yang berakhir pada Minggu.
Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar mengatakan kehadiran lebih banyak petenis pada Seri 2 hingga Seri 4 penting untuk meningkatkan persaingan sekaligus menjadikan Liga Tenis Indonesia sebagai wadah pembinaan yang berkelanjutan bagi atlet senior.
"Liga Tenis Indonesia seri pertama ini belum hadir pemain-pemain yang lain. Nantinya kita berharap di seri dua, tiga, dan empat itu menjadi ajang untuk menghadirkan pemain-pemain yang lain untuk segera masuk di Liga Tenis ini," kata Andi di sela final Liga Tenis Indonesia seri 1 di Jakarta, Minggu.
Liga Tenis Indonesia tahun ini digelar dalam lima seri, terdiri atas empat seri reguler dan satu seri Masters pada penghujung tahun. Kompetisi tersebut merupakan kelanjutan dari peluncuran Liga Pro Tenis pada tahun sebelumnya.
Andi mengatakan penyelenggaraan liga menjadi langkah strategis PP Pelti untuk menyediakan lebih banyak kesempatan bertanding bagi petenis yang mulai memasuki kategori senior. Menurut dia, kompetisi tenis senior di Indonesia masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kategori junior.
"Kalau junior sudah cukup ramai sampai 60-80 turnamen dalam setahun. Kalau senior 10 turnamen enggak sampai," ujar Andi.
Baca juga: Juarai Liga Tenis Indonesia Seri 1, Lucky Candra tatap Asian Games
Minimnya turnamen senior, menurut Andi, juga dapat memengaruhi motivasi atlet untuk berlatih. Sebaliknya, kehadiran kompetisi secara rutin akan mendorong petenis mempersiapkan diri dan meningkatkan kemampuan.
Liga Tenis Indonesia juga dihadirkan sebagai alternatif kompetisi domestik yang lebih terjangkau bagi atlet. Andi menilai petenis akan menghadapi biaya cukup besar apabila harus mengikuti turnamen internasional, mulai dari tiket, transportasi, hingga akomodasi.
Pada Seri 1, dua petenis unggulan, Tegar Abdi Satrio Wibowo dan Lucky Candra Kurniawan bertemu di partai final. Keduanya merupakan unggulan pertama dan kedua, dengan Lucky Candra akhirnya merebut gelar juara.
Andi menilai pertemuan kedua unggulan tersebut merupakan hasil yang wajar, namun berharap persaingan pada seri berikutnya semakin terbuka dengan hadirnya petenis-petenis lain.
Selain meningkatkan jumlah peserta, PP Pelti juga berencana meningkatkan apresiasi kepada atlet. Andi mengakui hadiah yang diberikan pada tahun ini belum terlalu besar dan berharap dapat ditingkatkan pada penyelenggaraan tahun depan.
Andi mengatakan pemberian apresiasi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada nilai hadiah, tetapi diharapkan dapat mendukung kebutuhan atlet dalam menjalani latihan.
Berakhirnya Liga Tenis Indonesia 2026 Seri 1 akan dilanjutkan dengan Seri 2 pada 12-17 Oktober, lalu Seri 3 pada 9-14 November, dan Seri 4 pada 20-26 Desember. Sebagai penutup, Seri 5 akan digelar pada 27 Desember 2026.
Baca juga: Petenis putri Indonesia ukir sejarah juarai turnamen di Washington
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelti dorong kehadiran lebih banyak petenis di Liga Tenis Indonesia
Pewarta : Arindra Meodia
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026